IKATAN TAKDIR TAK TERLIHAT ||JAKROW

IKATAN TAKDIR TAK TERLIHAT ||JAKROW

  • WpView
    Reads 300
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 7, 2026
cerita ini hanya au atau fanfiction jangan di anggap serius. diriku hanya meminjam nama mereka saja, dalam cerita ini hanya ada bl sama gl norma suka ada jangan salah lapak ya, yang homophobic mending menjauh deh jangan menghina author, maaf jika request nya lama buat karena saya lupa ada req dari kalian. aku lupa siapa yang req semoga menikmati nya ya. dalam ship atau pairing dalam cerita ini sama seperti sebelumnya ya bila ada kesamaan cerita mohon maaf don't copy ok. jika ada ship yang kalian tidak suka maafkan aku, karena dalam cerita ku ya pasti ship yang aku suka suka aja. para reader jika membuat mu kecewa mohon maaf ya jangan lupa tinggalkan vote komen nya yang membaca cerita ini jangan lupa bilang "hadir" membaca. cerita ini sudah aku peringatkan bukan soal GTA atau pun apa lah tapi soal nama tetap dalam GTA. warning mlm wlw typo toxic bahasa campur homophobic skip pairing fanfic au cerita karangan pov cerita gaje Mpreg selamat membaca ya semoga suka cerita ku ^^
All Rights Reserved
#3
typo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Auto Save!
  • ELIAN ✓
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Halo, Kanael!
  • ELION (bl)
  • Target Si Supir
  • Trouble Maker
  • 𝐓𝐞𝐦𝐞𝐧?
  • Desa Jragat [End] [Revisi]

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

More details
WpActionLinkContent Guidelines