Delinquent || HyeonKeon

Delinquent || HyeonKeon

  • WpView
    Reads 445
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 19, 2026
siapa yang tidak kenal dengan Keenan Rajevan Bimantara, si mahasiswa yang memiliki wajah tampan bercampur cantik dan pintar itu cukup populer di kampus nya. namun tak banyak orang mengetahui kelakuan aslinya yang justru bertolak belakang dengan apa yang ditunjukkan di kampus. di luar sana Keenan justru anak yang nakal dan suka membuat keributan. kalau di kampus dia dikenal teladan, di lingkungan apartemen nya justru dia dikenal sebagai anak bandel. namun, Keenan malah bertemu dengan seorang pria yang kini malah satu apartemen dengannya. Savian Rajendra. bagaimana jadinya jika Keenan dipertemukan dengan Savian? BxB -Hyeon! top -keon! bot -mohon maaf jika ada kesamaan alur atau nama dengan cerita lainnya -murni dari otak auth🙏🏾🙏🏾
All Rights Reserved
#730
seonghyeon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Auto Save!
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • Lysander Lowell De Villiers
  • ELIAN ✓
  • Secret Relationship
  • ELION (bl)
  • desa kawitan [END]
  • LINTANG PANJER WENGI END
  • Desa Jragat [End] [Revisi]

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

More details
WpActionLinkContent Guidelines