I Stopped Chasing My Fiancé [END]
"Aku tidak memintamu untuk mencintaiku, Kael. Aku hanya memintamu untuk tidak menghancurkanku."
Aurora Ashford adalah lambang kesempurnaan di St. Aurelius. Sebagai Queen yang dicintai semua orang, ia memiliki segalanya kecuali satu hal: hati tunangannya sendiri, Kael Kingsley Harrington.
Selama tujuh belas tahun, Aurora hidup dalam bayang-bayang pertunangan yang mereka sebut "kesepakatan bisnis." Ia memuja Kael dengan obsesi yang membutakan, rela menelan ribuan kata-kata kasar dan penolakan dingin demi mempertahankan posisinya. Namun, bagi Kael, Aurora hanyalah noda yang ingin ia hapus dari hidupnya.
Di sekolah elit itu, Kael adalah predator yang angkuh, dan Aurora adalah mangsa yang dengan sukarela membiarkan dirinya terluka.
Namun, cinta tidak bisa bertahan selamanya di atas penderitaan. Sebuah tragedi menjadi titik nadir. Saat Aurora akhirnya sadar bahwa ia telah membuang harga dirinya ke tempat sampah demi pria yang bahkan tidak sudi melihatnya, sesuatu di dalam dirinya mati.
Aurora berubah. Ia tidak lagi mengejar, tidak lagi memohon, dan tidak lagi peduli.
Ironisnya, saat Aurora menarik diri dan mulai membuka pintu bagi orang lain, Kael merasakan sesuatu yang asing, sebuah obsesi beracun yang mulai menggerogoti kewarasannya sendiri. Ia yang dulunya adalah "pemilik" hubungan, kini harus menjadi pengemis di pintu hati Aurora yang telah membeku.
Tapi, bisakah sebuah hati yang sudah dihancurkan berkali-kali kembali utuh? Atau, apakah obsesi yang kini berbalik arah justru akan menarik keduanya ke dalam kehancuran yang lebih dalam?
Cinta adalah tentang memiliki. Namun, bagi Aurora dan Kael, cinta hanyalah tentang siapa yang paling cepat hancur.