Inopinatum Sangati

Inopinatum Sangati

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 10, 2026
Tagline : Not love at first sight. Jus the same sight, every day. Blurb : Hidup Isabelle selalu diatur. Ia tidak percaya pada cinta, apalagi pernikahan. Baginya, semua itu hanya formalitas. Lalu datanglah Gionino dengan reputasi player, masa lalu yang kacau, dan label "si paling bucin mendadak". Tidak ada rencana. Tidak ada cinta pada pandangan pertama. Hanya pertemuan yang sama, berulang, setiap hari. Dan dari situ rasa terbentuk. Tapi ketika rahasia keluarga, gosip masa lalu, dan ancaman masa depan mulai menghantui, keduanya harus memilih: bertahan atau karam. Karena dalam hidup, selalu ada hal tak terduga-Inopinatum Sangati. Disclaimer : Kisah ini sepenuhnya karya fiksi. Nama, tempat, maupun kejadian yang muncul tidak berhubungan dengan individu atau pihak manapun di dunia nyata. Jika ada kesamaan, itu hanya kebetulan belaka. Genre : Fiction, Romance, Psychological, Metropop, Drama, Mariagge Life, Office Romance, Adult.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • The Last Yes!
  • Chasing Sanara
  • The Villain Mother
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Almost Married (END)
  • De Andere Weg (END)
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • DOMINEX | The Crime Lock

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines