Same Fate
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 20, 2026
Baru saja muncul ke dunia, hidup Zaidan sudah di uji. Kesehatan tak pernah hinggap di tubuhnya dengan menyeluruh-namun senyuman di bibirnya selalu dia ukir. Kelelahan seorang ibu dalam mengontrol emosinya, membuat amarah itu selalu tepat mengenai Zaidan. Kata-kata yang keluar dari mulut ibunya pada hari itu tidak pernah dia duga sama sekali. Di hari itu juga, pertahanan hidup sesungguhnya nya di mulai karna seorang perempuan bernama Lina yang senasib dengannya-hadir di hidupnya. Bahkan Zaidan dan Lina bertemu di takdir yang sama, tekanan yang sama dan luka yang sama. Rasa menyerah dan ingin mengakhiri hidup selalu menghampiri Zaidan setiap harinya namun ingatan akan Lina membuat api semangat nya menyala dan memperkokoh tembok pertahanannya. Akankah tembok pertahanan itu tetap kokoh atau akan rapuh seiring berjalannya waktu? .....
All Rights Reserved
#139
ubi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • Green Light, Red Rush.
  • Secret Relationship
  • Auto Save!
  • 𝐓𝐞𝐦𝐞𝐧?
  • Target Si Supir
  • Talk to us, Ducky boy's! | Transmigrasi
  • ELION (bl)
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • ELIAN

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines