6 musim di arvena

6 musim di arvena

  • WpView
    Membaca 50
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jul 3, 2026
Tahun 2020. Di tengah gemerlap Kota Arvena yang tak pernah tidur, enam remaja dengan latar belakang berbeda dipertemukan oleh sebuah sekolah elit bernama Akademi Mahardika Arvena. *Veli "Katanya rumah adalah tempat paling nyaman untuk pulang. Aku setuju. Karena setiap kali membuka pintu rumah, Ayah selalu bertanya apakah aku sudah makan. Mungkin itu sebabnya aku tak pernah benar-benar mengerti mengapa ada orang yang takut pulang." *Andy "Aku iri pada orang-orang yang disambut ketika pulang. Bagiku, rumah hanya tempat untuk belajar, tidur, lalu mengulang semuanya lagi esok hari." *Do-hyun "Rumahku terlalu besar untuk satu orang. Kadang aku sengaja menyalakan televisi, bukan untuk menonton, tapi agar ada suara yang menemaniku." *Meli "Aku tidak pernah mengundang siapa pun ke rumah. Bukan karena malu pada rumahku, tapi karena aku takut mereka melihat hidupku yang sebenarnya." *Alfin "Semua orang mengira hidupku sempurna. Mereka benar. Tapi justru karena itu aku ingin melindungi orang-orang yang tidak seberuntung aku." *Rana "Aku selalu mendapatkan apa yang kuinginkan. Kecuali satu hal. Perasaan seseorang tidak pernah bisa dibeli dengan uang."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#479
remajafiksi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • Hello, KKN!
  • Be My Wife
  • The Villain Mother
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • My Celestia [ON GOING]
  • Nala dan Mas Juragan
  • The Last Yes!
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)

(Sedang Revisi) (Akan segera terbit di Universe Publisher, part di Wattpad lengkap) Serena lahir di Kota Soeraandaru Jasmijn, ketika usianya menginjak 6 tahun dia sekeluarga pindah ke luar kota. Kedua orang tua Serena waktu itu memiliki pekerjaan di luar kota yang tidak memungkinkan untuk pulang pergi. Sejak saat itu Serena hanya sesekali kembali ke tanah kelahirannya saat usianya menginjak kepala dua, sekedar untuk menenangkan diri dari hiruk pikuk kota metropolitan. Selama berada di sana Serena tidak pernah merasakan apa-apa walaupun masih bertanya-tanya kenapa kota ini identik sekalian dengan bau bunga melati. Sebenarnya alasannya cukup nyata, sepanjang penglihatan Kota Soeraandaru Jasmijn banyak tanaman bunga melati, sama seperti nama kota ini. Tapi konon katanya, melati bukanlah yang menjadi poin utamanya, tapi tentang desas desus keluarga Kedhaton memiliki kekuatan mistis. Masyarakat mengatakan hal itu karena setiap Malam Satu Suro, tidak seorang pun diperbolehkan keluar dari rumah apa pun keadaannya. "Cah Ayu, jangan keluar rumah jika mendengar suara telapak kaki kuda di Malam Satu Suro." Main Cast: Karina as Serena Kahiyang Ayu Waskita. Jeno as G.R.M Wasesa Mahadevan Andaru. Romance|Mystery|Fantasy.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan