Meralat Rasa

Meralat Rasa

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing14m
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 11, 2026
Hari pertama Aira di SMA Dharma Bakti seketika berantakan. Gara-gara modal asbun (asal bunyi) menyebut ikan di kolam sekolah sebagai 'lele albino' di video tugas kelompok, Aira mendadak viral satu angkatan. Sialnya lagi, ke-asbun-an itu membawanya masuk ke dalam radar sang ketua panitia yang memiliki kehidupan sendiri. Di tengah titik-titik rasa yang muncul untuk Malaka, muncul Farel, cowok ramah sesama anak baru yang dengan terang-terangan mendekati dan mencairkan suasana di sekitar Aira. Kehadiran Farel yang selalu ada buat Aira perlahan mulai mengusik ketenangan sang ketua MPLS yang biasanya super cuek. Aira yang cengeng dan tidak pandai di tempat baru kini harus terjebak di antara dua pilihan: Farel yang selalu berhasil membuatnya tersenyum, atau Malaka, si cowok berambut berantakan yang perlahan meralat semua ketakutan di hatinya menjadi rasa yang tak biasa. Tentang langkah kaki yang ragu di gerbang sekolah, ralat jenis ikan yang berujung viral, dan rasa yang pada akhirnya... ikut diralat.
All Rights Reserved
#62
persahabatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 1947: SLOGAN OF SILENCE
  • كسرة ظهر
  • FATE'S LAST PLEA
  • Heer~THE UNWANTED DAUGHTER
  • Simple and Sweet [Chaos Series Part 1]
  • 𝐑𝐮𝐡𝐚𝐧𝐢𝐤𝐚 - 𝓡𝓪𝓽𝓱𝓸𝓻𝓮'𝓼 𝓕𝓸𝓾𝓷𝓭 𝓢𝓱𝓮𝓻𝓷𝓲
  • His Angel
  • سەرئێشە بچووکەکەم{تەواو کراوە}
  • Safe in His Arms
  • His Lost Falcon

[PARTITION ROMANCE] 18+ She is a mute. He is a politician. And 1947 is burning around them. After surviving a brutal assault and losing her only family, Vrishty, a voiceless Hindu girl, is left alone in a town tearing itself apart. Hunted by the man who first claimed her, she hides in silence, until Meer, an emerging Muslim politician, becomes the only barrier between her and the chaos outside. Bound by guilt and an unexpected pull, Meer begins to realise his vicinity with the girl. But the nation which divided amongst the communal hate, will it be able to save these burning interfaith hearts, alive? __________________________ "In Islam" he continued quietly. "You cannot marry unless both agree... and unless both are Muslim" His expression twisted, a deep aching conflict. I shook my head, looking at him. As if almost pleading him. Noo...please....

More details
WpActionLinkContent Guidelines