MATA UNTUK NARESH

MATA UNTUK NARESH

  • WpView
    LECTURAS 4,235
  • WpVote
    Votos 322
  • WpPart
    Partes 20
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jul 23, 2026
Semua orang kenal Naresh, sang sulung Atmajaya. Mereka juga kenal Nathaniel, sang ketua Phantom Wraith, geng motor no 1 se-Jakarta. Tapi tidak ada yang mengenal Nathanio, sang bungsu Atmajaya. "Nggak apa-apa. Selama Kak Naresh bisa melihat lagi... aku ikhlas jadi buta." Ini cerita tentang anak bungsu yang terlalu baik untuk dunia yang terlalu sibuk. Rank #4 angst #1 kecelakaan
Todos los derechos reservados
#59
angst
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • De Jure, De Facto
  • Unexpected Brother : Between Us
  • My daddy (21+) SELESAI
  • Luminous Youth
  • Langit tak pernah buta.
  • Apokaliptik: Buka Hotel dan Raih Kemenangan Tanpa Harus Bersusah Payah
  • THE GOD'S BROKEN VESSEL
  • Change The Plot (Niel)
  • Laut Armada [end]
  • Tumbuh Dengan Luka
  • Anestesiologi - [END]
  • Satu Bintang di Hati (END)
  • DANZEL
  • LIVING CHAOS
  • Ottello Osterio
  • S Di Antara Dua N
  • KOST Heart2Hearts
  • LUKA [END]✔️
  • [TAMAT] KaLyra: Petarung Bintang
  • Body Swap, Skinsuit, and Transform

Sebagai Presiden Mahasiswa UPH dan pewaris Vajra Nexus, Shankara Pradipta Wajrayendra terbiasa mengendalikan segalanya. Di sisi lain, Lavanya Neraida Widyaningrat, Ketua HIMA Hukum UPH yang kritis, tidak pernah takut mendebat otoritas Shankara demi keadilan. Dua kutub dominan yang kerap bersitegang di ruang rapat ini tiba-tiba dihadapkan pada satu realitas mutlak: aliansi bisnis dan reputasi keluarga menyatukan mereka dalam satu ikatan perjodohan yang tidak bisa digugat. Secara hukum mereka terikat perjodohan, tapi secara fakta apakah mereka saling terikat? Di antara ego yang tinggi, benturan prinsip, dan tuntutan keluarga, Shankara dan Lavanya harus memilih: menjadikan pernikahan ini sebagai kesepakatan hitam di atas kertas, atau membiarkan rasa kalah oleh logika masing-masing.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido