Sinopsis
Seorang perempuan muda, anak bungsu dari keluarga sederhana yang penuh kehangatan, tumbuh dengan keyakinan bahwa kerja keras adalah satu-satunya jalan yang paling masuk akal untuk meraih mimpi. Sejak kecil, ia terbiasa melihat kedua orang tuanya berjuang dalam diam demi keluarga, mengajarkannya bahwa hidup bukan tentang seberapa banyak yang dimiliki, melainkan seberapa kuat seseorang mampu bertahan ketika keadaan tidak berpihak.
Di usia 18 tahun, ia harus menerima kenyataan bahwa impiannya untuk masuk universitas negeri belum berhasil terwujud. Saat teman-teman seusianya mulai melangkah ke kehidupan kampus, ia justru memilih jalan yang berbeda dari yang pernah ia bayangkan. Ia bekerja sebagai karyawan swasta sambil melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Di balik senyumnya, tersimpan lelah yang tidak banyak orang tahu; hari-harinya terbagi antara pekerjaan, kuliah, dan tuntutan hidup yang datang tanpa memberi jeda.
Perjalanan menuju kedewasaan tidak pernah benar-benar berjalan lurus. Ia pernah berada dalam hubungan yang perlahan membuatnya kehilangan banyak hal, termasuk rasa percaya pada dirinya sendiri. Bertahun-tahun ia mencoba bertahan pada seseorang yang tidak mampu memberinya ketenangan, hingga akhirnya ia sadar bahwa bertahan tidak selalu berarti mencintai, dan melepaskan tidak selalu berarti kalah. Hubungan itu pun berakhir, meninggalkan luka yang tidak bisa sembuh dalam waktu singkat.
Saat ia sedang berusaha membangun kembali hidupnya, seseorang hadir tanpa diduga. Bukan sosok yang sempurna, bukan pula seseorang yang datang dengan janji-janji besar, tetapi lelaki itu hadir dengan ketulusan, penghargaan, dan cara memperlakukan yang membuatnya merasa kembali menjadi dirinya sendiri. Bersamanya, ia belajar bahwa cinta yang sehat tidak membuat seseorang kehilangan dirinya, melainkan membantu seseorang tumbuh menjadi lebih utuh.
Namun di tengah tumbuhnya perasaan itu, mereka dihadapkan pada kenyataan yang tidak bisa diabaikan: perbedaan keyakin
All Rights Reserved