naughty Roommate'

naughty Roommate'

  • WpView
    OKUNANLAR 9
  • WpVote
    Oylar 1
  • WpPart
    Bölümler 1
WpMetadataReadYetişkinTamamlanmış Hikaye Per, Haz 11, 2026
Elio akhirnya nginjek Jakarta. Anak desa dari ujung timur itu berhasil bikin bapak-ibunya nangis bangga: lolos beasiswa 4 tahun di universitas ibukota. Culture shock? Jangan ditanya. Gedung pencakar langit, jalan aspal mulus, AC dingin di tiap sudut. Di kampungnya, jalan masih tanah. Panas? Kipas angin aja syukur. Tujuan Elio cuma satu lulus cumlaude, angkat derajat orang tua. Bapaknya kerja kuli bangunan dari subuh sampai malam demi sesuap nasi. Elio nggak mau sia-siain keringat bapak. Asrama kampus lumayan. Ada AC, meja belajar, kasur empuk. Sayangnya, dia kebagian sekamar sama bencana berjalan 𝐴𝑧𝑟𝑖𝑒𝑙 "Azriel! Kebiasaan banget tidur di kasur orang!" Elio dorong tubuh jangkung yang nyenyak di kasurnya. "Bangsat, sakit," Azriel meringis, mata masih setengah merem. Rambutnya berantakan, tapi tetep ganteng ngeselin. "Ga baik dorong suami sayang," gumamnya, narik selimut Elio. "SUAMI KATA KAMU?!"
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Love me or die
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Got Dropped into a Ghost Story, Still Gotta Work
  • Jodoh Pilihan Mama
  • Second Life : Bring Me Back To You
  • I'm Not Just a Figuran
  • Possessive Male Lead
  • Garwo
  • CONTROLLED CHAOS
  • TOXIC BOYFRIEND

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi