Antara Nyata, Fiksi, dan Sembuh.

Antara Nyata, Fiksi, dan Sembuh.

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 12, 2026
"Dari aroma minyak telon hingga dinginnya besi robot di kaki kiri. Dari bab pertama fiksi, hingga takdir nyata yang menolak ingkar janji." Nareshwari Kiranaya Saraswati tahu rasanya dunianya runtuh dalam hitungan detik. Di bawah guyuran gerimis bulan Agustus, aspal jalanan kota Ngente tidak hanya merenggut kebebasan melangkahnya, tetapi juga memaksanya berteman dengan 'besi robot' sebagai pejuang fracture left tibia & left femur. Di tengah sisa kesadaran yang mengabur, hanya satu nama yang dicari instingnya: Agarya Saka Tunggal. Arya adalah bentengnya. Cowok usil sewangi minyak telon yang sejak bayi menolak dipisahkan darinya, bahkan rela ikut demam saat Kirana sakit. Namun, saat dunia nyata terlalu kejam menuntutnya untuk menyerah, Kirana memilih menari di atas rasa sakitnya-merajut delapan mahakarya akulturasi budaya dan mitologi Mahabharata di dunia fiksi sebagai ruang terapinya untuk bangkit. Didampingi kuartet sahabat terbaiknya, bimbingan hangat guru bahasa, hingga sebuah janji masa depan di bawah Adat Basahan Jawa dan deburan wayang kulit semalam suntuk. Ini bukan sekadar cerita tentang bagaimana sepasang tulang yang patah kembali menyatu. Ini adalah kisah tentang bagaimana takdir masa kecil menolak kalah oleh kejamnya dunia nyata. "Tugas kamu itu cuma jalan ke depan, Kirana. Biar urusan orang-orang menyebalkan dan takdir yang jahat, aku yang beresin." - Agarya.
All Rights Reserved
#4
dursasana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Almost Married (END)
  • De Andere Weg (END)
  • The Villain Mother
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Chasing Sanara
  • The Last Yes!

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines