What If, Daren?

What If, Daren?

  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2026
Tara terbiasa hidup di antara hal-hal yang tertata-nilai, target, dan ekspektasi yang tidak pernah benar-benar ia pertanyakan. Sampai ia menyadari, tidak semua hal dalam hidup bisa diselesaikan dengan rapi. Daren Kalvio selalu hadir seperti gangguan yang tidak diundang-terlalu berisik untuk diabaikan, tapi juga terlalu sering muncul di tempat yang tidak seharusnya. Sementara Revan datang dengan cara yang berbeda, tenang, seolah semua hal punya penjelasan jika cukup dipikirkan. Di antara percakapan singkat, tatapan yang tertahan, dan keputusan yang tidak pernah sepenuhnya tepat waktu, Tara mulai kehilangan cara untuk membedakan mana yang hanya kebiasaan, dan mana yang perlahan berubah menjadi sesuatu yang lain. Lalu ada kejadian yang tidak bisa dijelaskan dengan satu sudut pandang saja-yang membuat jarak melebar, kata-kata berhenti di tengah jalan, dan semua orang mulai berbicara dalam versi cerita masing-masing. Beberapa hal tidak pernah benar-benar selesai. Hanya berubah bentuk menjadi lebih sunyi. Dan di antara mereka, selalu ada sesuatu yang tidak sempat diucapkan.
All Rights Reserved
#26
romanceteen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Last Yes!
  • De Andere Weg (END)
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • The Villain Mother
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Chasing Sanara
  • Almost Married (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Revenge Marriage (SELESAI)

Dua orang yang menyerah dengan urusan jodoh memutuskan untuk berhenti mencari sendiri. Layla (F29) selama ini merasa menjadi "FUN GIRLFRIEND" dan tidak menjadi pilihan untuk dipinang. Jiwa (M31) terlalu sibuk di proyek pipeline di tengah hutan dan ingin cepat menikah karena suatu alasan. Satu kalimat ceplas-ceplos dari tante mereka mengubah pertemuan biasa menjadi awal yang tak terduga. Kadang, saat hati sedang lelah, semesta justru mempertemukan dengan seseorang yang tak direncanakan. Cover by: Narra

More details
WpActionLinkContent Guidelines