We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Frame About Annaya

Frame About Annaya

  • WpView
    Reads 1,489
  • WpVote
    Votes 815
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 6, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Romantic Comedy
First Love
Slice of Life
Semua berawal, dari sebuah pesan yang muncul di ponsel Annaya. Tidak ada nama. Hanya ada foto kucing sebagai profil. Hanya seseorang yang selalu tahu apa yang ingin ia katakan, bahkan saat kata-kata itu tak pernah sempat dituliskan. Seorang yang selalu memberinya semangat tanpa diminta. Awalnya Annaya menganggapnya kebetulan. Sampai orang asing itu mulai mengetahui hal-hal yang seharusnya tidak diketahui siapa pun. Cat Boy-nama yang Annaya sematkan padanya. Semakin ia mencoba mencari jawabannya, semakin banyak rahasia yang terungkap. Rahasia tentang masa lalu. Tentang seseorang yang pernah hilang. Dan tentang alasan mengapa sosok misterius itu selalu berada di dekatnya. Namun bagaimana jika kebenaran yang selama ini ia cari justru adalah sesuatu yang tidak siap ia hadapi? Karena terkadang, orang yang paling ingin kita temui adalah orang yang selama ini berusaha bersembunyi.
All Rights Reserved
#35
misterius
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • How Would You Feel? (Selesai)
  • Lovenymous Prince - TAMAT
  • Undecided
  • Petals That Turn Away (Completed)
  • Tersimpan Di Langit Biru
  • Roofmates
  • Kosan Anak Babeh
  • Rewrite the Start
  • Anonymous Chat
  • Fight for My Fate

Di sekolahan itu, banyak sekali cowok ganteng. Tapi di mata Hera, hanya Gavalino, yang paling ganteng. Terhitung sudah dari kelas sepuluh, Hera menyukai kakak kelasnya yang bernama Gavalino, atau kerap disapa Gava. Tapi sampai sekarang Hera sudah kelas sebelas, Hera tidak bisa berbuat apa-apa selain memandangnya dari jauh dan mengaguminya. Suatu ketika, dua sahabat Hera yang begitu baik, memberikan sederet nomor telepon yang mereka yakini itu adalah nomor Gava. Tentu saja Hera bahagia saat mengetahuinya. Tanpa berlama-lama, Hera menghubungi nomor telepon itu. Namun siapa sangka, dari nomor telepon itu, Hera mulai menemukan takdir hatinya. Dan apakah itu Gava? Kakak kelas yang sudah lama Hera sukai?

More details
WpActionLinkContent Guidelines