Ruang Kosong  ( End )

Ruang Kosong ( End )

  • WpView
    Reads 1,191
  • WpVote
    Votes 279
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 7, 2026
Bagi sebagian orang, rumah adalah tempat paling nyaman untuk pulang-tempat di mana lelah hilang, di mana kehangatan selalu menyambut, dan di mana cinta keluarga terasa begitu nyata. Namun bagi Aksa, rumah hanyalah bangunan berdinding tinggi dan beratap kokoh yang dipenuhi kesunyian yang menusuk hingga ke tulang sumsum. Setelah kehilangan kedua orang tuanya dalam satu peristiwa yang mengubah segalanya, hari-harinya berjalan begitu datar, hampa, dan tanpa arah. Ia terbiasa bangun sendiri, menyiapkan segala kebutuhannya sendiri, dan menghadapi setiap suka maupun duka sendirian. Kesedihan yang ia rasakan bukanlah sesuatu yang bisa hilang begitu saja; ia hanya menyimpannya rapat-rapat di sudut hati, seolah menjadi beban yang harus dipikulnya seumur hidup. Selama ini, Aksa mengira bahwa hidupnya akan terus berjalan seperti itu-dalam kekosongan yang tak berujung. Ia mengira bahwa ia sudah terbiasa dengan rasa sepi, sampai suatu hari kehadiran sahabat-sahabatnya perlahan namun pasti mulai mengubah pandangannya. Mereka datang bukan untuk menggantikan apa yang telah hilang, melainkan untuk mengajarkannya cara melangkah kembali. Di tengah canda tawa yang terdengar riang, kenangan lama yang kadang kembali menyapa, serta luka di masa lalu yang masih terasa membekas, Aksa perlahan mulai memahami satu hal penting: tidak semua ruang kosong harus selamanya dibiarkan kosong. Ada orang-orang yang datang dengan niat tulus untuk mengisi kehilangan, menemani setiap langkah yang terasa berat, dan mengajarkan kembali arti memiliki tempat pulang yang baru. Ini adalah sebuah kisah tentang kehilangan yang menyakitkan, persahabatan yang tak tergoyahkan, serta perjalanan panjang dalam proses menerima kenyataan dan menemukan kembali alasan untuk tetap melangkah, bertahan, dan tersenyum lagi.
All Rights Reserved
#8
pendewasaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
  • Is It A Dream? [ BTS Fanfiction ]
  • SESAJI AKSARA
  • TERSENYUMLAH
  • Saat mimpi, menjadi rumah. (END & TERBIT)
  • Death School [TAMAT]
  • Hijrahnya Seorang Lesbi (On Going)
  • Cewe Tomboy
  • Puisi Romansa
  • KLM #1: Kelana | ✔

Tentang sebuah kata yang tidak bisa diucapkan. Tentang rasa yang tidak bisa diutarakan. Tidak pandai berpuisi, Hanya mencoba menyatukan kata-kata dari lubuk hati Membuatnya menjadi serpihan dari potongan sajak suci Pun yang memahaminya pasti menghargai (Pembaca yang bijak adalah yang jika mengutip karya seseorang dengan menyertakan nama penulis asalnya. Tolong hargai karya seseorang dengan memberikan vote, karna satu saja dukungan suara dan comment yang membangun dari para viewers itu sangat berarti bagi para penulis yang baru memulai karirnya di dunia wattpad, seperti saya) note: isi puisi atau aksara yang ada di sini sangat berbeda dengan isi yang ada pada versi cetak. Highest rank: Rank #23 in aksara (28 oktober 2018) Rank #21 in aksara (31 januari 2019) Rank #17 in poetry (7 februari 2019) Rank #16 in prosa (16 mei 2019) Rank #15 in prosa (17 mei 2019) Rank #15 in poems (30 januari 2019) Rank #13 in poems (19 mei 2019) Rank #12 in aksara (16 mei 2019) Rank #11 in prosa (26 februari 2019) Rank #9 in poems (16 mei 2019) Rank #9 in prosa (28 februari 2019) Rank #4 in prosa (1 maret 2019) ©copyright by Syifasyauqiyah909

More details
WpActionLinkContent Guidelines