Arven : Ketika Cinta menyatakan Rasa

Arven : Ketika Cinta menyatakan Rasa

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2026
Gavriela Kairi Lergand. Cowok dingin sekaligus primadona SMA Negeri Aljabar. Semua orang mengenalnya. Semua orang mengaguminya, termasuk Kanara. Namun, menyukai seseorang tidak selalu berarti berani untuk mendekat. Kanara Devania Auralaskar selalu berusaha menjaga batas terhadap perasaannya sendiri. Ia menolak untuk berharap terlalu jauh, seolah hatinya telah belajar bahwa tidak semua hal indah akan bertahan. Begitu pula dengan Kairi. Di balik senyum tipis dan sikap tenangnya, tersimpan luka yang belum benar-benar pulih. Ketika takdir mempertemukan dua orang yang sama-sama takut untuk percaya, akankah mereka menemukan cara untuk saling menyembuhkan? Atau justru kembali meyakinkan diri bahwa beberapa perasaan memang lebih baik dipendam? Sebab terkadang, yang paling sulit bukanlah jatuh cinta, melainkan belajar untuk percaya bahwa diri kita pantas dicintai. Happy reading🌸
All Rights Reserved
#98
random
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dateline [END]
  • Be My Wife
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Nala dan Mas Juragan
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Silent Traces by the Sea
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)

Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited by canva and procreate First published: October 4th 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines