Mahakarya yang Memilih Bunuh Diri

Mahakarya yang Memilih Bunuh Diri

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2026
SINOPSIS: Bagi Peradaban Alpha, emosi adalah mitos. Mereka adalah makhluk tingkat tinggi yang sempurna secara logika, namun hampa secara jiwa. Tidak ada tawa, tidak ada air mata, hanya keheningan abadi yang membosankan. Hingga mereka menemukan Bumi. Mereka menyadari bahwa manusia memiliki sesuatu yang tidak dimiliki Alpha: Rasa. Dan cara terbaik untuk mengekstrak rasa itu? Melalui kata-kata. Melalui cerita. Melalui novel. Sekarang, Bumi adalah ladang panen emosi. Manusia dipaksa menulis. Setiap jeritan hati, setiap patah hati, setiap ledakan kemarahan diubah menjadi teks. Bagi Alpha, novel dengan emosi yang paling intens adalah barang termahal di alam semesta. Penulis yang karyanya mampu membuat Alpha "merasakan" sesuatu akan diangkat derajatnya, menjadi terkenal di seluruh galaksi, dan dihormati seperti dewa. Di tengah industri eksploitasi jiwa itu, Rian duduk di depan tumpukan kertas fisik. Ia telah menyelesaikan sebuah Mahakarya. Sebuah cerita yang ditulis dari luka terdalamnya, begitu murni dan menyakitkan, hingga getarannya bisa mengguncang logika Alpha. Namun, Rian tahu kalau dia menerima tawaran itu, dia akan dipaksa terus menulis novel agar makhluk-makhluk itu puas. Dia tidak mau memberikan Mahakaryanya-karya yang ia bangun selama lima tahun-untuk seseorang yang bahkan tidak tahu apa itu emosi. Rian mengambil keputusan gila. Dia merogoh kantong celananya dan menemukan sebuah korek api. Dengan tangan yang gemetar bukan karena takut, tapi karena amarah, dia menyalakan apinya. Dalam sekejap, lidah api menjilat tumpukan kertas yang berisi jiwa dan raganya. Asap hitam mengepul di hadapan utusan Alpha yang terkejut. Rian menatap mereka dengan tatapan dingin. "Lebih baik mahakarya ini terbakar," kata Rian tegas, "daripada dikasih ke makhluk seperti kalian yang tidak tahu apa itu emosi."
All Rights Reserved
#1
philosophical
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Far Away
  • BOLPOIN✓
  • Jovita (End)
  • Secret 1 : The Secret Talent (Lengkap)
  • PUTRI HUJAN : Story Of Saranjana
  • Asmara Jingga (Tamat)
  • The Lost History; S-156 [Book 2]✔
  • COMPLICATED LOVE - SEASON 3 (BANGTANVELVET - WENGA)
  • Magic Spells
  • Cinta Yang Tak Terpisahkan
Far Away

Mencintai seseorang secara diam-diam itu memang sangat sakit. Tapi entah mengapa aku sangat menyukai itu. Aku masih saja bertahan dalam keadaan seperti ini. Keadaan, mencintai dalam diam. Tidak seorang pun tau tentang perasaan ini. Siapa yang menyangka ,aku yang berawal menjadi 'mak comblang' dia dan sahabatku, kini aku yang terjebak dalam pesonanya. Aku juga tidak tahu bermula dari mana. Dan aku juga tidak tahu akan bermuara kemana. - Naira Putri Himawan 25/10/16 #196 in Teen Fiction

More details
WpActionLinkContent Guidelines