Genre Romance untuk Grina

Genre Romance untuk Grina

  • WpView
    Reads 479
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 26, 2026
Bagi Grina, hidup itu seperti novel. Tuhan adalah authornya. Kita adalah karakter utama dalam cerita kita sendiri. Ada karakter pendukungnya, ada konfliknya, ada alurnya, dan ada genrenya. Berbicara tentang genre, selama ini genre hidup Grina hanyalah angst dan sedikit comedy. Berputar-putar di genre yang sama. Hingga suatu hari, Grina ditawarkan untuk mengajar di TK Kembang Harapan. Genre hidupnya bertambah, yaitu genre chicklit. Dua tahun setelahnya, genre chicklit itu membawanya pada genre romance. Genre yang tidak pernah ada dalam hidupnya. Genre yang merupakan impiannya. Genre yang Grina kira dia tidak kebagian karena telat bangun saat pembagian genre romance. Dan genre romancenya itu dimulai dari sini: "Perkenalkan, namaku Tara. Tarana Abbastian." "Namaku Grina." "Grina saja?" "Grina Diantari." "Namamu cantik."
All Rights Reserved
#7
kpopers
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pawang Hantu Om Aktor
  • MINE, NO ONE ELSE (END)
  • SAGA
  • Círculo del Destino
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • TERRITORY
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • My Celestia [ON GOING]
  • Tempat Pengganti

"Saya bayar kamu seratus juta per bulan. Syaratnya cuma satu: jangan pernah lepas tangan saya tiap kali hantu sialan itu datang." Bagi Kanaya (22), pejuang skripsi yang sedang bokek parah dan kabur dari perjodohan klenik keluarganya, tawaran itu adalah jackpot. Bagi Arlan Dewantara (33), megabintang paling angkuh se-Asia Tenggara, sentuhan Naya adalah satu-satunya hal yang membuatnya tidak gila akibat diteror hantu masa lalunya sendiri. Demi menutupi kewarasan Arlan yang di ujung tanduk, sebuah kontrak Double Cover disepakati. Di depan media, Naya adalah asisten pribadi Arlan agar punya alasan logis tinggal satu penthouse. Di depan keluarga Naya, Arlan adalah pacar pura-puranya. Namun, saat genggaman tangan karena ketakutan itu perlahan berubah menjadi pelukan posesif di tengah malam... mampukah mereka bertahan hanya pada selembar kontrak bisnis semata?

More details
WpActionLinkContent Guidelines