Joss, Grant My Wish

Joss, Grant My Wish

  • WpView
    Reads 271
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Selama hidupnya, Gawin tidak pernah merasa beruntung. Ditinggalkan keluarganya sejak kecil, hidup pas-pasan, dan selalu menjadi bahan tertawaan orang lain membuatnya berhenti berharap pada keajaiban. Sampai suatu malam ia menemukan sebuah gelang kuno yang terkubur di belakang rumah neneknya. Saat gelang itu dikenakan, cahaya biru memenuhi langit. Dan muncullah seorang pria asing yang sangat tampan, mengenakan pakaian aneh dan tatapan dingin. "Aku Joss. Penjaga Harapan." Gawin mengira dirinya sedang bermimpi. Namun pria itu berkata satu kalimat yang mengubah hidupnya. "Kau adalah manusia ke-1000 yang membangunkanku. Sebagai imbalannya, aku akan mengabulkan tiga permintaanmu." Awalnya Gawin hanya ingin hidupnya lebih baik. Namun semakin lama bersama Joss, semakin ia menyadari bahwa pria itu menyimpan rahasia besar. Sebuah kutukan.
All Rights Reserved
#126
gawincaskey
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • Sin of The Villainess
  • Distopia in the Moonlight (TAMAT)
  • The Unwritten Lady
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • A Family of Villains
  • The Doctor Beyond the Kingdom
  • I Became the Villain's Nursemaid
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother

Di mata semua orang, Gael Dirgantara adalah antagonis yang pantas menerima akhir tragis. Bagiku, ia hanyalah seorang pria yang tak pernah diajari bagaimana rasanya dicintai. Ketika terbangun di dunia novel sebagai Alea seorang figuran tanpa peran penting, aku memutuskan mengubah takdirnya. Aku hanya ingin memberinya tempat untuk pulang. Namun aku lupa... Seseorang yang menghabiskan hidupnya dalam kesepian akan menggenggam kehangatan sekecil apa pun dengan seluruh jiwanya. Dan ketika sang tiran menjadikanku rumahnya... Ia rela menghancurkan siapa pun yang mencoba mengambil rumah itu darinya. Di larang plagiat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines