MAHATMA

MAHATMA

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 13, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Billionaires and CEOs
Contract Relationship
Marriage and Divorce
Bagaimana perasaanmu jika kamu satu-satunya putri kecil ayah tapi tiba-tiba dijodohkan dengan orang yang tidak kamu kenal? --- Hattie Zoey Beatrice perempuan cerdas kesayangan ayahnya yang sudah kehilangan Ibu dan adiknya sejak kecil harus menerima perjodohan dengan laki-laki yang tidak pernah dikenalinya, Mahatma Mattis Gonzales. Zoey pikir hidupnya akan terus bersama ayah. Tidak pernah ada habisnya waktu untuk terus bersama. Tapi ternyata seorang ayah juga punya harapan untuk putri kecilnya agar terus hidup dengan layak dan bahagia. Yang membuat Zoey tidak suka, kenapa harus dijodohkan? Zoey juga bisa mencari sendiri. Sedangkan Mattis laki-laki yang sedari kecil sudah hidup dengan penuh aturan. Hidupnya memang layak dan enak, ia tinggal menaiki tangga yang sudah dibangun sendiri oleh orang tuanya. Bahkan tentang jodoh saja sudah dipilihkan, hanya demi harta dan kuasa. Walau begitu, Mattis tidak pernah merasa berat hati jika harus menjalani perjodohan ini. --- cr 2026.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines