#MORA-Ujung Relung Petang
[Mohan-Raisa] Ben menghabiskan banyak waktunya di rumah sakit. Tempat itu memberinya alasan untuk menunggu, meski ia sendiri tak selalu tahu apa yang sedang ia harapkan. Hari-harinya dipenuhi kegelisahan yang tak pernah benar-benar menemukan nama.
Suatu hari, Anindri hadir.
Tidak ada penjelasan yang menyertainya. Hanya senyum, percakapan singkat, dan kebiasaan kecil yang perlahan mengisi sela-sela waktu Ben. Kehadirannya tidak menjanjikan apa pun, namun cukup untuk mengubah cara Ben menjalani hari.
Ben tidak bertanya, dan Anindri tidak menjelaskan. Di tempat seperti itu, ada hal-hal yang dibiarkan terjadi begitu saja, tanpa perlu dimengerti sepenuhnya.