What if i forget your face? || Coming soon.

What if i forget your face? || Coming soon.

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 24, 2026
Jika di dunia ini ada yang namanya warna, mungkin bagi Khafi itu adalah Shanan. Yang selalu mewarnai hari-hari nya yang hitam dan putih. Jika di dunia ini dinamakan keberuntungan datang dengan tiba-tiba, namun bagi khafi adalah shanan. shanan layaknya bagian dari kehidupan khafi, yang datang tiba-tiba tanpa di minta, datang membawa warna yang selalu menemani, menemani di sela kekosongan. Anh Keonho & Eom Seonghyeon.
(CC) Attribution-ShareAlike
#634
bromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (Katanya) Kami Baik-Baik Saja
  • kembar nakal
  • You Wishing Me | Ahn Keonho
  • Moonlit Dreams
  • The Villain Mother
  • Our Chosen Family || CORTIS
  • UNSPOKEN BOND [KEONHO SEONGHYEON]
  • Bullshit! ✅
  • Lima Luka, Satu Atap
  • Don't Cry Kanya

Di mata orang lain, mereka hanya lima anak laki-laki dengan hidup yang tampak berjalan normal-bahkan sempurna. Tawa selalu ada, prestasi terus diraih, dan mimpi seolah berada dalam genggaman. Setidaknya, begitulah yang terlihat dari luar. Jasendra selalu menjadi alasan suasana terasa ringan, meski tak seorang pun tahu luka apa yang ia sembunyikan di balik senyumnya. Martana mencintai musik lebih dari apa pun, namun harus memilih antara suara hatinya dan kehendak orang tuanya. Juhana hidup di bawah sorot kamera, dituntut sempurna tanpa cela, tanpa ruang untuk gagal. Sagara perlahan mengubur mimpinya menjadi pemain sepak bola, belajar menerima kenyataan yang tak pernah ia minta. Sementara Kenara berenang mengejar piala pertamanya, memikul harapan yang terlalu besar untuk usia semuda itu. Mereka belajar tertawa di waktu yang salah, diam saat ingin berteriak, dan berkata "kami baik-baik saja" ketika kenyataannya tidak demikian. Di antara persahabatan, tekanan, dan mimpi yang dipatahkan, kelimanya harus menghadapi satu pertanyaan yang sama: sampai kapan seseorang bisa berpura-pura kuat sebelum benar-benar runtuh? #CortisAU

More details
WpActionLinkContent Guidelines