TO MY SON, I'M SORRY (SUNSUN)

TO MY SON, I'M SORRY (SUNSUN)

  • WpView
    Membaca 574
  • WpVote
    Vote 62
  • WpPart
    Bab 31
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jul 30, 2026
WpInfo
Fiksi Penggemar
Enhypen
"Apa pernah ada seseorang yang mencariku?" Pertanyaan sederhana itu menghancurkan hati Park Sunghoon. Karena selama delapan belas tahun, ia tak pernah berhenti mencari putra yang hilang darinya. Kim Sunoo tumbuh di panti asuhan dengan harapan kecil bahwa suatu hari nanti seseorang akan datang menjemputnya. Namun ketika seorang pria asing mulai mengkhawatirkannya, menunggunya pulang, dan merayakan ulang tahunnya untuk pertama kali... Sunoo justru takut. Takut berharap. Takut kehilangan. Dan takut jika kehangatan itu hanya sementara. Sebuah kisah tentang penyesalan, pengampunan, dan cinta keluarga yang menemukan jalannya pulang. ~~~~~ ⚠️ Author's Note Cerita ini mengandung tema penelantaran anak, perundungan, trauma masa kecil, dan luka keluarga. Meskipun menggunakan member ENHYPEN sebagai tokoh fiksi, alur cerita sepenuhnya merupakan karya imajinatif dan tidak mencerminkan kehidupan nyata mereka. Siapkan tisu sebelum membaca.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Journey
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • I'm Not Just a Figuran
  • Possessive Male Lead
  • Obsession Overdose
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • SAIRISH

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan