The 9th Frequency || STRAY KIDS × Y/N

The 9th Frequency || STRAY KIDS × Y/N

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 2, 2026
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Apocalyptic and Dystopian
Time Travel
Fantasy
​Di dunia distopia tahun 2045 yang senyap dan tanpa emosi akibat cip pemerintah,Y/N-seorang jurnalis tuli-mengalami malfungsi cip yang membuatnya bisa melihat gelombang suara dalam bentuk warna-warni cahaya. Menandai kilatan cahaya misterius, ia menemukan Stray Kids, kelompok pemberontak yang menggunakan musik ilegal untuk meretas waktu demi menyelamatkan sejarah dunia yang dihapus.Y/N pun bergabung sebagai navigator lini masa mereka.
All Rights Reserved
#110
dystopia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • De Jure, De Facto
  • My daddy (21+) SELESAI
  • Male lead Antagonist
  • Relive My Life
  • TOPING BUMI
  • Modern Lord : Melintasi Dua Zaman
  • SIAPA? ( yushi x riku )
  • Kelahiran Kembali Di Tengah Kiamat: Sistem Ruang Angkasaku Tak Terkalahkan
  • [TAMAT] KaLyra: Petarung Bintang
  • extra life

Sebagai Presiden Mahasiswa UPH dan pewaris Vajra Nexus, Shankara Pradipta Wajrayendra terbiasa mengendalikan segalanya. Di sisi lain, Lavanya Neraida Widyaningrat, Ketua HIMA Hukum UPH yang kritis, tidak pernah takut mendebat otoritas Shankara demi keadilan. Dua kutub dominan yang kerap bersitegang di ruang rapat ini tiba-tiba dihadapkan pada satu realitas mutlak: aliansi bisnis dan reputasi keluarga menyatukan mereka dalam satu ikatan perjodohan yang tidak bisa digugat. Secara hukum mereka terikat perjodohan, tapi secara fakta apakah mereka saling terikat? Di antara ego yang tinggi, benturan prinsip, dan tuntutan keluarga, Shankara dan Lavanya harus memilih: menjadikan pernikahan ini sebagai kesepakatan hitam di atas kertas, atau membiarkan rasa kalah oleh logika masing-masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines