Puluhan tahun sebelum lahirnya para Twelve dan jauh sebelum tragedi Ocalyth mengguncang Verdantia, sebuah legenda kelam telah lebih dahulu menghantui kerajaan.
Saat Raja Iqvar IV masih muda, serangkaian kejadian aneh mulai terjadi di sekitar Crypta Temple, kompleks pemakaman kuno tempat para raja Verdantia terdahulu dimakamkan. Warga mulai menghilang tanpa jejak, bisikan misterius terdengar setiap tengah malam, dan seorang wanita bergaun merah kembali terlihat berjalan di antara lorong-lorong kuil yang telah disegel selama berabad-abad.
Legenda menyebutnya sebagai Lady Seraphina Virelle, seorang bangsawan yang mati secara tragis dan kini dikenal sebagai The Red Lady.
Bersama Duchess Caiyan Pashavelle, Baron Hikaru Aziel, Baroness Nandera Ayvelle, Countess Mifthielle Conserva, Countess Nayzelle Ramadelle, Arkhon Maryxca, dan Sir August, Raja Iqvar harus mengungkap rahasia yang selama ratusan tahun sengaja dikubur oleh kerajaan.
Namun semakin dekat mereka pada kebenaran, semakin jelas bahwa sosok bergaun merah itu mungkin bukanlah ancaman yang sebenarnya.
Karena di bawah Crypta Temple, sesuatu yang jauh lebih tua telah mulai terbangun.
Todos los derechos reservados