We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sangalas XIX

Sangalas XIX

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 29, 2026
WpInfo
Fiction
Culture and Identity
East Asian
Romance
Love Triangle
Aliyah selalu tak pernah menginginkan panggilan "Lia" bahkan ia sempet meminta teman nya berhenti dengan memanggil nya itu, tetapi teman-temannya tak pernah berhenti memanggil ny dengan nama itu. Bersama mereka, ia menghabiskan masa-masa penuh tawa, persahabatan, dan kenangan yang tak terlupakan. Namun suatu hari, Aliyah menghilang tanpa jejak. Sepuluh tahun kemudian, ia muncul kembali di hadapan teman-teman lama nya seolah waktu tak pernah berjalan. Wajah nya tetap sama, usia nya masih 19 tahun, sementara mereka telah beranjak dewasa di usia 29 tahun. Yang lebih aneh, Lia taak mengenali satu pun dari mereka. Baginya, semua kenangan yang mereka simpan begitu erat tak pernah terjadi. Ia bahkan tak ingat pernah bertemu mereka sebelum nya. Di tengah kebingungan dan berbagai pertanyaan yang tak terjawab, sebuah misteri perlahan terungkap. Mengapa Lia tidak bertambah tua? Ke mana Aliyah menghilang selama sepuluh tahun? Ada apa sebenarnya?? Yuk dibaca supaya mengerti kenapa bisa terjadi seperti ini dan itu
All Rights Reserved
#39
sepuluh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After the Fall
  • Trouble Maker[END]
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Auto Save!
  • PROYEK SATU TAHUN
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Tresna Kang Tinatih Ing Alas Jati
  • The Pinky Boy
  • Target Si Supir [END]
  • ELION (bl)

Zein Alastair Lucien Ashton. Ketika dia masih kecil dan masih belum mengerti apa-apa, seluruh anggota keluarganya pergi meninggalkan dia untuk membawa kakak keduanya yang saat itu sakit parah berobat ke luar negeri dan dia ditinggalkan bersama para pekerja di rumah besar keluarga mereka. Zein tumbuh tanpa figure keluarga, hanya dibesarkan oleh para pelayan. Dia anak baik dan ceria meskipun tumbuh tanpa keluarganya. Mereka pulang sekali dalam beberapa tahun dan setiap kepulangan mereka langsung disambut dengan baik oleh Zein, namun mereka berubah... Entah karena tak lagi merasa sayang karena sudah lama tak bersama ataukah karena ada sosok yang lebih butuh daripada Zein. Hingga akhirnya setelah sebelas tahun berlalu, si anak tengah dinyatakan sembuh dari penyakitnya. Mereka memutuskan untuk pulang, mengejutkan Zein dengan kepulangan mereka sambil membawa banyak sekali hadiah untuk si bungsu dan berbagai rencana kegiatan yang akan mereka lakukan. Namun hari itu, saat mereka tiba... Tidak ada sambutan, tidak ada pelukan. Suasana rumah besar itu sepi tanpa kehadiran Zein. Mereka bertanya-tanya, ke mana anak itu pergi? Namun para pelayan hanya mengatakan bahwa sang tuan muda tak pernah pulang dalam waktu beberapa bulan terakhir. Bukan karena dia kabur dari rumah, bukan karena dia pergi untuk kebebasan dalam kenakalannya. Tapi dia pergi karena 'Mentalnya' harus mendapatkan perawatan. Sebuah kejadian di suatu hari yang suram membuat Zein kehilangan kewarasannya hingga semua pelayan memutuskan untuk mengirimnya ke sebuah tempat yang bernama 'Rumah Sakit Jiwa.' Dan lebih dari semua itu, keluarganya tidak mengetahui apa pun selama ini. #1Trauma🥇 #1Mental🥇 #1Keluarga🥇 #1Zein🥇 #1Brothership🥇 #1Bungsu🥇 #1Adik🥇 Ditulis pada Senin, 19 Januari 2026- Rabu, 03 Agustus 2026 Dipublikasikan pada Senin, 16 Maret 2026-

More details
WpActionLinkContent Guidelines