Pertunangan Pangeran Ketiga
Bagi setiap wanita di Kekaisaran Astharon, menjadi Permaisuri di sisi Killian Astharon adalah sebuah mimpi tertinggi. Namun bagi Seraphina Archer, itu adalah vonis mati. Seraphina pernah mencintai pria itu secara diam-diam. Namun, sebuah mimpi buruk yang berulang mengubah segalanya. Dalam penglihatan itu, Seraphina melihat dirinya mati tragis, membeku di atas hamparan salju yang sunyi, sementara Killian membalikkan tubuh dan memeluk wanita lain.
Demi menyelamatkan nyawanya dari takdir mengerikan itu, Seraphina menyusun rencana gila. Di setiap pertemuan istana, ia tidak lagi mengejar Killian. Sebaliknya, ia dengan anggun mundur dan menggunakan segala cara untuk menjodohkan Killian dengan Vivienne. Jika sang Pangeran bersatu dengan takdir aslinya, maka Seraphina akan aman. Namun, Seraphina melakukan satu kesalahan fatal.
Di tengah lautan bangsawan yang munafik dan memuja takhtanya, keengganan tulus dari Seraphina justru menjadi anomali yang berbahaya. Semakin Seraphina mendorongnya ke pelukan wanita lain, semakin Killian mengunci fokus hanya padanya. Sang panglima perang tidak suka dipermainkan, dan ia paling benci diabaikan. Ketika taktik pelarian Seraphina mulai memicu obsesi sang pangeran, sang Serigala Utara memutuskan untuk memburu mangsanya sendiri, tanpa tahu bahwa wanita yang dikejarnya sedang bertaruh nyawa melawan hantu di dalam pikirannya.