DEVAN ASTRA DOMINIC☆

DEVAN ASTRA DOMINIC☆

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 18, 2026
seorang remaja berandal yang kurang kasih sayang dari orang tua, sulung dari empat bersaudara. suka tawuran, bolos, balapan liar, mengumpat, dan masih banyak lagi berbeda dengan adik adiknya, walau kurang kasih sayang, mereka memiliki jiwa yang dewasa, dengan didikan sang daddy membuat mereka memiliki mental yang kuat, dan sifat yang sulit ditebak. berbeda dengan si sulung, dia sangat mudah ditebak namun, saat sang daddy kembali dari negara C semua berubah, si sulung yang mulai di kekang dan di batasi, sedangkan adiknya tidak. penasaran dengan ceritanya?? baca teruss DAN JANLUP VOTE kalo ada saran buat cerita akuu,, komen ajaa INI MURNI DARI OTAK LIO SENDIRI NO NO COPY COPY NO NO BL AREA BROTHERSHIP
All Rights Reserved
#122
sekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RESIPROKAL
  • THIS RAFKA
  • Garis Cahaya Aris
  • Langit Putra Viorer [on-going]
  • HARRINGTON FAMILY
  • ONE ROOF TWO CAPTAIN [HIATUS]
  • Zion Evander Mahesa
  • DARREL
  • The Youngest Missing Child
  • Aku Anak Gundik!

" Aya anak panti" Hujan deras menimpa halaman panti, tapi suara langkah mereka lebih memekakkan. Zafnan menatap anak itu, Athaya yang berdiri kaku di tengah koridor, tangan gemetar. "Jangan panggil dia begitu," kata Zafnan, suara dingin seperti es. Anak yang memanggil Athaya tertawa sinis, tapi tawa itu mati di tenggorokannya ketika tatapan Zafnan menembusnya. Udara di sekeliling mereka berubah berat, napas anak-anak lain tercekat, seolah menunggu ledakan yang bisa datang kapan saja. Dalam diam itu, satu hal jelas, siapa pun yang mengganggu Athaya akan menghadapi Zafnan, dan tidak ada yang tahu sampai sejauh mana dia bisa pergi. Di balik hujan dan teriakan, sesuatu lebih gelap bersembunyi, obsesi, kepemilikan, dan rasa takut yang tidak bisa dijinakkan. Sebuah konflik yang baru saja dimulai, namun sudah berbisik ancaman untuk setiap hati yang mendekat terlalu dekat. Dalam detik itu, hujan di luar tampak berhenti, koridor membeku, dan ini bukan hanya tentang melindungi. Ini tentang kepemilikan, obsesi, dan perang yang tidak akan pernah selesai. Zafnan ingin menjaga Athaya dari dunia. Athaya ingin memilikinya, sepenuhnya, tanpa kompromi. Dan siapa pun yang mencoba ikut campur akan merasakan kemarahan dari dua jiwa yang terikat dalam obsesi yang sama-sama membara.

More details
WpActionLinkContent Guidelines