RE-RE [ON GOING] Qalea mengedarkan pandangannya lalu terhenti pada sosok laki-laki yang sedang memakai helm diatas motor, tanpa fikir panjang Qalea mendekatinya dan langsung menaiki jok belakang. Laki-laki itu menoleh cepat saat menyadari kehadiran seseorang. "Turun gak?!." Seperti sebuah ancaman, laki-laki itu berucap dengan nada dingin dan sinisnya. Benar, dia adalah Keenan. "Rumah kita searah, sekalian gua ambil belanjaan gua yang kemaren!." Qalea membalas sambil menoleh ke belakang takut Rafael akan datang. "Ayo cepet jalan!." Tambahnya. "Gak!, turun!." Keenan menolak dengan penuh penekanan. "WOI QALEA!." "Mampus!." Qalea memekik ketika mendengar suara Rafael barusan. Perempuan itu menoleh ke belakang lagi dan benar saja dugaannya, Rafael sudah berada di jarak yang sangat dekat. "Gua lagi dikejar anjing gila Nan!, ayo jalan!." Perintah Qalea sambil menepuk-nepuk bahu Keenan. "Turun!." "QALEA!, SINI LO!." "Tuh kan, anjingnya menggonggong. Ayo Nan please, buruan jalan!." Qalea berucap dengan wajah panik. Keenan mengalihkan pandangannya pada seseorang yang dibilang anjing gila oleh Qalea sebentar. Setelah itu dia menghela nafas dan menjalankan motornya keluar dari area sekolah. [ cover credit by : vektorking55 ] WARNING⚠️ Banyak mengandung kata-kata kasar, harap untuk tidak ditiru atau dicontoh. Semua yang terkandung cerita ini murni dari pemikiran penulis, diharapkan untuk menjadi pembaca yang bijak dengan tidak meniru karya orang lain. Terima kasih.
More details