Partomonio Privato Moretti

Partomonio Privato Moretti

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jul 3, 2026
⚠️ DARK ROMANCE 18+ ⚠️ Contains: Obsessive mafia ML, marriage contract, pet kink, explicit sexual content, violence, dub-con, toxic relationship, possessive behavior Di Sisilia, ada tiga hal yang haram disentuh Altar Gereja, sumpah Omertà, dan 'Patrimonio Privato' milik keluarga Moretti. Alessia Maria Vittoria Visconti(22), 'Contessa' terakhir yang bangkrut, dijual di lelang gelap untuk lunasi hutang ayahnya. Penawar tertinggi Don Valentino Moretti (36) 'Capo dei Capi'. Psikopat berjas Armani. Harganya? 50 juta euro. Statusnya? Bukan istri. Bukan wanita simpanan. Dia jadi 'Patrimonio Privato'. Harta Pribadi. Inventaris hidup keluarga Moretti. Siang dia dipajang di Palazzo Lake Como. Gaun Versace, senyum porselen, gelar 'Contessa Moretti'. Malam tiaranya diganti 'collare di diamanti' bertuliskan Proprietà di V. Moretti. Chi la tocca, muore. Aturannya cuma satu Omertà. *Pamerkan. Patuh. Terima.* Saat Alessia coba kabur, Valentino tidak menghukumnya dengan cambuk. Dia dikurung di 'gabbia' emas di penthouse Palermo. Biar seluruh Sisilia lihat Burung tercantik Moretti mencoba terbang. "Kau bukan istriku, Piccola," bisik Valentino di telinganya. "Istri bisa dicerai. Kau harta. Dan aku tidak pernah melelang asetku. Sampai mati." Ini bukan kisah cinta. Ini surat kepemilikan. Dan Valentino Moretti tidak pernah berbagi apa yang sudah dia beli.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REbound RElationship
  • Her Name Is Liza
  • Almost Married (END)
  • And in the end
  • Biella's Diary
  • Crown of Shadows
  • The Villain's Mother
  • 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐄𝐠𝐨𝐢𝐬, 𝐀𝐲𝐚𝐧𝐚!
  • Favorite Place
  • Harus Putus?

RE-RE [ON GOING] Qalea mengedarkan pandangannya lalu terhenti pada sosok laki-laki yang sedang memakai helm diatas motor, tanpa fikir panjang Qalea mendekatinya dan langsung menaiki jok belakang. Laki-laki itu menoleh cepat saat menyadari kehadiran seseorang. "Turun gak?!." Seperti sebuah ancaman, laki-laki itu berucap dengan nada dingin dan sinisnya. Benar, dia adalah Keenan. "Rumah kita searah, sekalian gua ambil belanjaan gua yang kemaren!." Qalea membalas sambil menoleh ke belakang takut Rafael akan datang. "Ayo cepet jalan!." Tambahnya. "Gak!, turun!." Keenan menolak dengan penuh penekanan. "WOI QALEA!." "Mampus!." Qalea memekik ketika mendengar suara Rafael barusan. Perempuan itu menoleh ke belakang lagi dan benar saja dugaannya, Rafael sudah berada di jarak yang sangat dekat. "Gua lagi dikejar anjing gila Nan!, ayo jalan!." Perintah Qalea sambil menepuk-nepuk bahu Keenan. "Turun!." "QALEA!, SINI LO!." "Tuh kan, anjingnya menggonggong. Ayo Nan please, buruan jalan!." Qalea berucap dengan wajah panik. Keenan mengalihkan pandangannya pada seseorang yang dibilang anjing gila oleh Qalea sebentar. Setelah itu dia menghela nafas dan menjalankan motornya keluar dari area sekolah. [ cover credit by : vektorking55 ] WARNING⚠️ Banyak mengandung kata-kata kasar, harap untuk tidak ditiru atau dicontoh. Semua yang terkandung cerita ini murni dari pemikiran penulis, diharapkan untuk menjadi pembaca yang bijak dengan tidak meniru karya orang lain. Terima kasih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines