Aruna Wijaya, 29 tahun, dosen Sastra paling ditakuti di kampus. Tegas, dingin, nilainya objektif sampai ke ubun-ubun. Semua mahasiswa manggil "Ibu" meski dia belum menikah. Semua mahasiswa takut. Kecuali Shana. Sejak hukuman revisi di ruang dosen pas hujan deras, Shana sadar: detak jantungnya nggak sinkron tiap Bu Aruna manggil namanya. Tatapan, sentuhan nggak sengaja, perhatian kecil yang dibungkus omelan - semuanya bikin Shana ngerti satu hal: Jatuh cinta sama dosen pembimbing itu bukan cuma salah jurusan. Tapi juga bisa bikin DO. Apalagi saat Shana tau, Bu Aruna menyimpan rahasia yang sama. Tentang kenapa dia selalu ngurusin Shana lebih dari mahasiswa lain. Tentang kenapa dia nggak pernah pakai cincin, tapi juga nggak pernah dekat dengan laki-laki. Di antara bimbingan skripsi, jam malam kampus, dan bisik-bisik kating, mereka harus milih: Lulus dengan nilai A dan patah hati, atau tinggal kelas di hati satu sama lain?
More details