Eve & 7 Demon Lord

Eve & 7 Demon Lord

  • WpView
    Reads 2,154
  • WpVote
    Votes 180
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 12, 2026
Update setiap hari (Kalau Mood) POV: Eve (Orang Pertama) Eve tidak tahu siapa dirinya, atau bagaimana ia bisa berakhir di istana ini. Yang ia tahu, ia terjebak di antara tujuh pria dengan kepribadian yang sangat kontras. Tujuh raja iblis yang masing-masing memiliki agenda sendiri terhadap kehadirannya. Ada yang memandangnya sebagai mangsa, ada yang hanya mengamatinya dengan dingin, dan ada yang menawarkan kenyamanan. Di istana yang asing ini, Eve tidak punya tempat untuk lari, dan ia pun tidak yakin apakah ia ingin lari. Tanpa ingatan masa lalu dan dengan identitas yang dipertanyakan, Eve harus belajar bertahan hidup di antara mereka. Apakah mereka adalah kunci untuk mengembalikan ingatannya, atau malah menjadi alasannya untuk membuka lembar hidup yang baru?
All Rights Reserved
#3
vampire
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound by His Obsession
  • Cerelia: Freedom
  • Rubyya [TAHAP REVISI]
  • MI VIDA
  • Adventure Trail 1: the Mummy
  • Be His Mistress
  • SHAULA
  • The Dirgantara : Six Monsters and One Queen
  • Psychessia: Crimson Eyes
  • Bound By The Twisted Fate

"Kamu bisa membenciku sedalam yang kamu mau, Ava. Tapi kamu tidak akan pernah bisa melangkah keluar dari pintu ini. Tubuhmu, hatimu, bahkan napasmu... semuanya milikku." Bagi Avelia, pernikahannya dengan Alister Reygan Vance adalah sebuah sangkar emas yang dingin. Alister, sang CEO pelit senyum yang berkuasa, memperlakukannya tak lebih dari sekadar pajangan berharga di mansion mewahnya. Tidak ada cinta, hanya ada aturan ketat dan tatapan mengintimidasi yang menyiksa batin. Ava membencinya, dan Alister mengetahuinya. Namun, segalanya berubah ketika Ava mencoba melarikan diri dari kungkungan itu. Langkah kakinya yang mencoba menjauh justru memicu monster yang selama ini tertidur di dalam diri Alister. Pria dingin itu menjelma menjadi sosok yang sangat posesif. Rasa benci di antara mereka justru mengobarkan obsesi gelap yang mengikat keduanya tanpa jalan keluar. Di saat rahasia masa lalu dan penyesalan mulai terungkap, Alister berlutut dengan mata penuh luka, menolak untuk melepaskannya. Apakah Ava akan terus memberontak, atau ia akhirnya harus menyerah dan terikat selamanya dalam obsesi sang suami?

More details
WpActionLinkContent Guidelines