T E K J A M P I

T E K J A M P I

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing17m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2026
"Yen Awaan Kebayang, Baka Bengi Keimpi!" Sebuah Novel Karya S.Dm. 1 Sukaindah, 2017 Meja guru di pojok ruangan itu menjadi saksi bisu bagi Sardi. Di antara kesunyian ruang guru yang mulai ditinggalkan penghuninya, ia tampak merenung. Hanya ada desis kipas angin tua dan aroma kertas lembap yang menemani lamunannya. Sardi sengaja memutar lagu melalui ponselnya. Suara tarling klasik "Sekuate Ati" mengalun, menyayat sunyi dengan cengkok khas yang membawa getaran melankolis ke setiap sudut ruangan. "Sing pertama nandir cinta Cukule sejene gena Wis tek jaga segalane Sing nikmati wong lanang sejene," Sardi memejamkan mata, menarik napas panjang seolah ingin menghirup seluruh kepedihan dari lirik lagu tersebut ke dalam paru-parunya. Ia mengambil selembar kertas kecil yang tampak kusam karena terlalu sering disentuh. Ia membaliknya perlahan, seolah sedang memegang benda paling rapuh di dunia. Dengan jemari yang sedikit gemetar, ia mengambil bolpen bertinta merah warna darah, warna keberanian, sekaligus warna gairah yang terlarang. Di atas kertas itu, ia menuliskan potongan ayat suci dengan penuh ketelitian, seolah setiap tarikan garisnya adalah pengikat takdir. Berikut adalah transliterasi latin dari dua potongan ayat tersebut, 'dz qaala yuusufu li abiihi yaa abati innii ra-aytu ahada 'asyara kawkaban wasy syamsa wal qamara ra-aytuhum lii saajidiin,' Surat Yusuf Ayat 4. 'Wa alqaytu 'alayka mahabbatan minnii wa litushna'a 'alaa 'aynii,' Surat Taha Ayat 39. Tepat di bawah deretan huruf itu, ia menuliskan kalimat pengunci dalam bahasa Jawa: "Yen awan kelingan, baka bengi keimpi." Sardi merapal kata-kata itu. Bukan sebagai doa yang terbang ke langit, melainkan sebagai mantra yang ia tanam ke bumi. Suaranya rendah, serak, dan penuh penghayatan, terus berulang hingga musik di ponselnya berhenti dengan sendirinya. Saat mata itu terbuka, sorotnya nampak berbeda-ada kabut obsesi yang pekat di sana. Ia menatap kertas yang ternyata adalah fotokopi KTP milik rekan sejawatnya. ......
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • أحفاد المُخـتار.
  • Ghost Story Club
  • FORBIDDEN Addiction
  • Falsely Accused (Re:Written)
  • {لە بری خوێن}{کۆتایی هاتووە}
  • ဘေးအိမ်ကအကိုကြီးစီလိုးခံရခြင်း
  •  නීලමදන
  • بە نهێنی خۆشم ویست🤍🌙
  • အ​လောင်း​ကောင်နတ်ဘုရား မြု့စ်
  • 𝖂𝖍𝖊𝖗𝖊 𝖙𝖍𝖊 𝕯𝖔𝖛𝖊𝖘 𝕮𝖗𝖞||𝕋𝔽ℂ 𝕩 ℕ𝕦𝕣𝕤𝕖 𝕁𝕦𝕝𝕚𝕖!𝕣𝕖𝕒𝕕𝕖𝕣

الغائب لم يمُت هو فقط ترك فراغًا يتعفّن ببطء في بيتٍ يتنفس الأسرار يكبر الأحفاد وهم يتعلّمون الصمت قبل الكلام وبينهم فتاة تعرف أن النجاة ليست خلاصًا بل انتظار السقوط المناسب ... حين يعود الاسم المحظور ، ولا يبقى أحد كما كان .

More details
WpActionLinkContent Guidelines