SATU CANGKIR KALOSI

SATU CANGKIR KALOSI

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 30, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Growth and Self-Discovery
Romance
Slice of Life
Seorang pria telah lama hidup dengan satu keyakinan yang dingin bahwa tidak ada makna yang menunggu di ujung perjalanan siapa pun. Manusia datang, mengisi ruang sebentar, lalu menghilang, dan dunia tidak pernah benar-benar kehilangan mereka. Namun anehnya, ia masih berjalan. Masih mencari. Bukan karena ia percaya akan menemukan sesuatu, melainkan karena ada bagian kecil dalam dirinya yang belum sanggup berhenti. Sampai sebuah video ospek mempertemukannya dengan Elena Tasnim. Dari sebuah DM yang nyasar, sepotong resep masakan, dan percakapan kecil yang tidak pernah direncanakan siapa pun, dua manusia dari dunia yang jauh berbeda mulai berbagi hal-hal sederhana. Tanpa mereka sadari, hal-hal sederhana itu perlahan tumbuh menjadi sesuatu yang sulit untuk diberi nama. Di antara tawa, cerita hari-hari biasa, dan sunyi yang tidak pernah sanggup diucapkan, ia menemukan apa yang selama ini ia cari tanpa pernah tahu bahwa ia sedang mencarinya. Sebuah bukti bahwa keberadaannya pernah berarti di mata seseorang. Sebuah kisah tentang nihilisme, pencarian makna, dan aroma yang tetap tertinggal lama setelah cangkir kosong.
All Rights Reserved
#1
eksistensial
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • Ritual Rasa
  • Sastru Pinanganten
  • ELION
  • ONESHOOT [BP]
  • Jadi Anak Haram?
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Luk Telu Belas
  • Wismatama
  • na ja [END]

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines