DOOM
  • WpView
    Reads 216
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2026
"Jangan mengetuk pintu 356." Begitulah bisikan dan rumor yang terus beredar di Apartemen Emerald. Tak ada siapapun yang tahu siapa penghuni kamar itu. Tak ada yang pernah melihat pintunya benar-benar terbuka. Namun setiap malam, koridor di lantai tiga selalu diselimuti hawa yang sangat dingin dan aroma pemutih yang terlalu menyengat untuk diabaikan begitu saja Anehnya, semua penghuni seolah sepakat untuk berpura-pura bahwa kamar itu tidak pernah ada. Karena sekali rasa penasaran mengalahkan akal... Sebab konon, yang membuka pintu 356... bukanlah orang yang tinggal di dalamnya. Dan siapa pun yang sempat masuk, tak pernah terdengar mengetuk pintu dari sisi sebaliknya lagi. Akankah Sang tokoh utama berhasil keluar hidup-hidup dari balik pintu 356? Atau justru..
All Rights Reserved
#161
supranatural
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mine, Even If You Hate Me
  • OBSESSION BL (END)
  • fell in love // ivantill
  • touaki (omegavers) ! treasure behind pheromones
  • Don't Go (AsaNoya)
  • Trust me, I will never leave you [Ganes x Liam] ( TERBIT‼️)
  • krojaki [B×B]
  • STALKER (END)
  • PICK ME [LEON X JOSH]
  • {Omegaverse} Kageyama X Hinata [HIATUS]

Di balik tatapan dingin dan kekuasaan yang ia miliki, Zane menyimpan sesuatu yang nggak pernah dia tunjukkan ke siapa pun. Semua orang mengenalnya sebagai direktur muda yang sempurna. Dingin, berwibawa, dan selalu mendapatkan apa pun yang dia inginkan. Tapi kali ini berbeda. Yang dia inginkan bukan proyek besar. Bukan jabatan. Bukan kekuasaan. Melainkan seseorang. Seorang pria berambut hitam bernama Sky. Dengan tatapan tajam yang nggak pernah mau tunduk pada siapa pun. Seseorang yang justru memandang Zane dengan rasa muak, menolak setiap pendekatan yang dia lakukan, dan sama sekali nggak tertarik terikat dalam dunia yang dikuasai sang direktur. Namun semakin Sky menjauh... Semakin dalam Zane terjebak dalam obsesinya sendiri. Bagi orang lain, mungkin itu cuma ketertarikan biasa. Tapi bagi Zane... Perasaannya sudah jauh melewati batas. Itu bukan lagi cinta yang lembut. Melainkan keinginan yang posesif. Keinginan untuk memiliki. Keinginan yang nggak rela kehilangan. Karena dalam pikirannya, hanya ada satu. "Kau milikku..." Tatapan gelap itu tak pernah lepas dari sosok Sky. "...bahkan jika kau membenciku." 🔥

More details
WpActionLinkContent Guidelines