KAMU ABADI DI SINI

KAMU ABADI DI SINI

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 18, 2026
WpInfo
Fiction
LGBTQIA+
Gay
Romance
First Love
Ada beberapa cerita yang lahir dengan utuh. Ada pula yang tumbuh dari serpihan perasaan, kenangan, dan kata-kata yang belum sempat menemukan akhirnya. Kamu Abadi di Sini bukanlah novel yang selesai ditulis. Buku ini adalah kumpulan draft kasar, potongan bab, catatan hati, serta ide-ide yang tertinggal di antara malam yang panjang dan banyak hal yang tak sempat diucapkan. Di setiap halamannya, mungkin kamu akan menemukan cinta yang belum sampai, kehilangan yang belum pulih, atau seseorang yang terus hidup di dalam kenangan. Namun, kisah ini belum memiliki ujung. Masih ada ruang kosong yang menunggu untuk diisi. Karena itu, buku ini juga terbuka untuk kolaborasi. Jika kamu seorang penulis, pembaca yang gemar berimajinasi, atau seseorang yang merasa terhubung dengan cerita ini, aku mengundangmu untuk ikut melanjutkan perjalanan yang belum selesai. Mungkin aku yang memulai ceritanya. Tapi siapa tahu, kamulah yang akan menemukan akhirnya. Selamat datang di tempat di mana seseorang tetap hidup, bahkan ketika segalanya telah pergi. Kamu abadi di sini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Langit Berbeda
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • ATMA FATAMORGANA
  • Unexpectedly Yours
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Stealing My Husband
  • MOTHER
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines