Yours, Akara.

Yours, Akara.

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 24, 2026
"Apa?" Kini Nata berdiri tepat di depannya. Begitu dekat. Akara bahkan bisa mencium aroma lembut parfumnya. Dan hanya karena itu saja, otaknya kembali kosong. "A-anu..." Jantungnya berdebar semakin tidak karuan. Lelaki itu bahkan mencengkram kemeja nya hingga kusut. "Temen aku suka kamu!" Hening. Nata menatapnya datar. "Terus?" BODOH. HARUSNYA DIA NGAKU. BUKAN NGOMONG BEGINIAN. "Temen... temen aku... eum..." Dari kejauhan, Haris yang setengah berlari langsung datang menghampiri. "NJIR, KARA GOBLOK!" Napasnya masih terengah. "NGOMONG YANG BENER, KAR!" Akara menoleh sekilas kebelakang sebelum kembali menatap Nata. Untuk pertama kalinya malam itu, ia benar-benar memaksa dirinya menatap kedua mata gadis itu. Tangannya terangkat pelan. Jari telunjuknya menunjuk dirinya sendiri. "Aku..." Ia menelan ludah. "Aku suka kamu." Dan untuk pertama kalinya, ekspresi Nata berubah sedikit. Tidak banyak. Tapi cukup untuk menunjukkan bahwa ia heran. "Jadi yang suka gue, temen lo atau lo?" "Aku." "Kenapa suka sama gue?" Dan tanpa sempat memfilter pikirannya-Akara menjawab. "Putih." "....." "Kulit kamu putih. Mata kamu cantik. Hidung kamu cantik. Bibir kamu juga cantik." Begitu kalimat itu keluar, Akara langsung menyesal. "HAH??" Bodoh. Bodoh banget. Nata pasti bakal mikir kalau dia cuma suka karena wajahnya. Jadi ia buru-buru meralat. "Kamu nyanyinya bagus banget." Kali ini suaranya jauh lebih pelan. Jauh lebih tulus. "Aku pengen denger kamu nyanyi seumur hidup aku." Tanpa sadar, tatapan Nata sedikit melunak. Menunggu apa yang akan dikatakan Akara selanjutnya. "Boleh nggak kalau aku coba dapetin hati kamu?" Setelah mengatakan itu, Akara langsung membeku. "Eh, nggak!" Ia buru-buru menggeleng. "Aku nggak minta izin." "....." "Aku cuma mau kasih tahu kamu." Tatapannya kali ini jauh lebih serius. "Aku bakal ngejar kamu." Nata tetap diam. Akara menarik napas kecil. "Jadi..." "Jangan lari dari aku, ya?" "Coba aja kalau bisa." ---- Start : June 18, 2026 End : -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alexio Derald(Diktator Fiance)
  • Ainaya 2 [DUNIA PENUH TOXIC]
  • HOLLOW
  • Jika Saja Ku Tolak Cintanya (BAGIAN I)
  • GOLDEN CAGE
  • Snare The Love Triangle
  • Back Together After Estrangement
  • THE DEVIL'S PARADISE [ON GOING]
  • Criminal | Little Hell
  • BLACK IVORY

[Move to Dreame] "Liat aja, aku bakalan ngelakuin apa pun yang aku mau. Ingat Lex, Aku itu tunangan kamu, bukan budak penurut sikap otoriter kamu." Gumam Ara. "Aku tidak akan pernah membiarkanmu melakukan hal yang menurutku tidak sesuai, egois? Terserah. You are mine always be mine."

More details
WpActionLinkContent Guidelines