[FOLLOW SEBELUM MEMBACA]
Dia adalah Bhaskara Sadana Mahardika. Dia adalah sosok yang dingin, taktis, dan kejam. Baginya, hidup adalah papan catur dan manusia di sekitarnya hanyalah pion yang bisa dikorbankan. Sebagai ketua geng Cerberus, Bhaskara terbiasa mendominasi, menjatuhkan musuh lewat rencana yang rapi. Dia adalah serigala yang tidak kenal takut, yang selalu berhasil mendikte jalannya permainan.
Sampai akhirnya, langkah Bhaskara terhenti saat dia berhadapan dengan gadis itu.
Kalila Danastri Amara. Di mata dunia, dia adalah perwujudan keanggunan-seorang penari balet berprestasi dengan senyuman yang sempurna. Namun di balik topeng suci itu, Kalila adalah seorang penguasa dari balik layar. Dia cerdik, jeli, dan memegang semua kartu as milik orang-orang di sekelilingnya.
Pertemuan Bhaskara dan Kalila bukanlah romansa remaja biasa, melainkan sebuah medan perang psikologis.
Bhaskara datang dengan intensi tidak untuk mencari musuh. Namun, untuk pertama kalinya, gertakan dingin Bhaskara membentur dinding pertahanan yang tak tertembus. Sebaliknya, Kalila pun tersadar bahwa Bhaskara bukanlah berandal bodoh yang bisa ia jinakkan dengan mudah. Bhaskara adalah lawan yang memiliki level kecerdikan yang setara dengannya.
Ketika dua otak paling manipulatif ini saling berhadapan, setiap tatapan mata adalah intimidasi dan setiap obrolan adalah jebakan. Mereka saling membaca pikiran, saling menjatuhkan pion, dan menolak untuk menjadi pihak yang tunduk terlebih dahulu.
Pada akhirnya, siapakah yang akan bertekuk lutut? Bhaskara dengan kekejamannya yang taktis, atau Kalila dengan keanggunannya yang mematikan?
⚠️ DILARANG PLAGIAT
Start: 18 Juni 2026
Finish: 23 Juli 2026
All Rights Reserved