Noor : The Queen

Noor : The Queen

  • WpView
    Lecturas 134
  • WpVote
    Votos 40
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jul 4, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Romance Oscuro
Mafia
Acción y Suspenso
Dunia yang dijanjikan damai dan menyenangkan oleh sang ayah, berubah menjadi neraka tiada akhir bagi Aya kecil. Terlahir di tengah keluarga penuh intrik dan darah memang tidak memungkinkan bagi sang ayah memenuhi janji itu. Masa kecilnya hanya berlangsung 14 tahun. Air matanya terpaksa berhenti tepat ketika darah ayahnya melumuri kedua tangan mungilnya. Merubahnya menjadi monster. Haus akan darah. Haus akan kekuasaan. Aya berhasil memegang kekuasaan terbesar itu, dihiasi darah di setiap langkahnya. Merengkuh kejayaan di usia muda, tiba-tiba Aya berhenti. Dia pindah ke sudut terjauh, mencoba menjadi hamba yang tak terlihat, berkuda di antara bayang-bayang pepohonan seolah sedang lari dari dosanya sendiri. Lalu, pria itu datang. Dengan kebodohan di bawah rembulan yang merepotkan. Kelak, pria yang sama akan mengganggunya. Merubah kisah hitam putih yang ia jalani seumur hidupnya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status [END]
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido