when silence became her only friend
Becky terlihat seperti gadis berandalan yang keras, nakal, dan selalu membuat masalah di sekolah. Tidak ada yang benar-benar memahami kenapa ia bersikap seperti itu, bahkan banyak orang hanya menganggapnya sebagai anak yang sulit diatur. Namun di balik sikapnya yang berisik dan penuh amarah, Becky sebenarnya hanyalah seorang gadis yang kesepian.
Di rumah, ia tidak pernah merasakan kehangatan yang seharusnya dimiliki seorang anak. Orang tuanya sering bertengkar, dan rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman justru berubah menjadi tempat yang membuatnya ingin menghilang. Sejak saat itu, Becky mulai terbiasa diam di dalam hati, meskipun di luar ia terlihat seperti seseorang yang selalu melawan dunia.
Sampai suatu hari, ia bertemu dengan Freen-seorang gadis yang tenang, lembut, dan penuh kebaikan. Freen tidak takut pada sikap Becky, dan perlahan mulai melihat sesuatu yang tidak dilihat orang lain: seorang anak yang sebenarnya hanya ingin dimengerti.
Pertemuan itu perlahan mengubah sesuatu di dalam diri Becky. Untuk pertama kalinya, keheningan yang selama ini menjadi pelariannya mulai terasa berbeda. Bukan lagi sekadar kesepian, tetapi sesuatu yang bisa perlahan sembuh.
Namun, tidak semua luka mudah disembuhkan. Becky harus menghadapi dirinya sendiri, masa lalunya, dan perasaan yang selama ini ia kubur dalam-dalam.
Karena pada akhirnya, keheningan bukan hanya tempat Becky bersembunyi... tetapi satu-satunya teman yang benar-benar ia miliki....