Pangeran Liam Mahendra adalah seorang pewaris takhta yang sejak muda mengabdikan seluruh hidupnya untuk kerajaan. Baginya, kejayaan negeri, kesejahteraan rakyat, dan tanggung jawab sebagai calon raja selalu menjadi prioritas utama. Karena itu, urusan pernikahan tidak pernah benar-benar menjadi bagian dari rencana hidupnya.
Namun menjelang akhir masa pemerintahan Raja Kalendra, sang ayah mulai mengkhawatirkan masa depan putranya. Demi memastikan keberlangsungan keluarga kerajaan sekaligus memberikan seseorang yang dapat mendampingi Liam dalam memikul beban takhta, Raja Kalendra mengirimkan surat perjodohan ke berbagai kerajaan tetangga.
Dari sekian banyak undangan yang dikirimkan, hanya tiga putri mahkota yang menerima dan datang ke Kerajaan Mahendra.
Mereka adalah Valerian Asteria, putri mahkota yang dewasa, bijaksana, dan penuh tanggung jawab dari Kerajaan Girilaya; Seraphine Navari, putri mahkota yang santai, tenang, dan mampu menjadi penengah dari Kerajaan Wirasoka; serta Marrie Delbola, putri mahkota termuda yang polos, hangat, dan penuh ketulusan dari Kerajaan Swarnadipa.
Liam tidak ingin mengecewakan siapa pun ataupun merusak hubungan baik antar kerajaan. Di luar dugaan semua orang, Liam mengambil keputusan yang menggemparkan istana: menikahi ketiga putri mahkota sekaligus.
Pernikahan itu menjadi peristiwa bersejarah yang menyatukan empat kerajaan besar.
Banyak orang mengira kehidupan mereka setelah pernikahan akan dipenuhi persaingan, kecemburuan, dan intrik seperti kisah-kisah kerajaan pada umumnya. Namun kenyataannya justru berbeda.
Di balik kesibukan mengurus kerajaan, Liam perlahan belajar menjadi seorang suami. Sementara Valerian, Seraphine, dan Marrie yang awalnya hanya dipersatukan oleh sebuah perjodohan, mulai membangun hubungan layaknya keluarga.
Tanpa mereka sadari, perhatian-perhatian kecil, kebersamaan sehari-hari, dan ketulusan yang tumbuh di antara mereka perlahan berubah menjadi kasih sayang yang mendalam.
All Rights Reserved