"Gengsi kita itu sekeras karang, Alvaro. Dan di jalur ini, takhta lo resmi gue runtuhin." ucap gadis berjaket kulit dengan tulisan SASKARA dibelakang punggung. Bagi warga SMA Garuda, Mohan Narendra Alvaro dan Arabella Raisa Margana adalah definisi dari kesempurnaan yang tidak tersentuh. Mohan-putra dinasti donatur terbesar sekolah yang menguasai kelas 12 IPS 3 dan Raisa-gadis berparas cantik namun sulit ditahlukkan dari kelas 12 IPA 1 yang memimpin tim basket putri dengan keangkuhan absolut. Dua manusia paling bersinar (the ultimate spotlight) yang sama-sama menyandang takhta kedaulatan di koridor sekolah. Namun, di bawah selimut malam Jakarta yang pekat, topeng seragam mereka abaikan. Di atas kerasnya aspal lingkar luar perbatasan distrik, Mohan adalah penguasa absolut DAREKSA, sementara Raisa merupakan singa betina SASKARA di balik kemudi motor BMW S1000RR berwarna hitam miliknya. Dua geng motor besar yang bersumpah untuk saling melibas demi perebutan wilayah jalur barat. Rahasia sakral yang terkunci rapat itu mendadak pecah berkeping-keping ketika bendera start dihempaskan, memicu bentrokan ego berdarah dari dua anak tunggal kaya raya yang sama-sama muak dengan dinginnya istana megah milik orang tua mereka. Di balik raungan mesin motor dan ancaman manipulatif Anya Kirana yang bersekutu dengan masa lalu, Mohan dan Raisa terjebak dalam pusaran yang sama. Ketika rasa benci yang mendarah daging justru melahirkan benih rasa ingin tahu yang teramat dalam, sanggupkah dinding gengsi paling kokoh se-Garuda itu bertahan sebelum takdir meleburkan ego mereka menjadi satu ikatan cinta yang tak terhancurkan? A high-class romance-action story about hidden tears, loud exhaust, and a stubborn wall of denial.
Detail lengkap