Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
MAUT DI UJUNG LIPSTIK

MAUT DI UJUNG LIPSTIK

  • WpView
    Membaca 323
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jun 19, 2026
WpInfo
Fiksi
Tema Sosial
MAUT DI UJUNG LIPSTIK By Rahmahapsar Di siang hari, dia istri sempurna. Di malam hari, dia kekasih terlarang. Tapi Mi-sook menyimpan rahasia lebih gelap dari perselingkuhannya: dia bukanlah wanita yang dia klaim. Ketika mayat-mayat mulai ditemukan, dan polisi mulai mendekat, Mi-sook harus bergulat dengan dua dunia yang saling bertabrakan. Satu langkah salah, dan semua yang dia bangun akan hancur. #Misteri #Thriller #Erotis #Metamorfosis #IdentitasGanda #Korea
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Auto Save!
  • After the Fall
  • ELION (bl)
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Trouble Maker[END]
  • The Pinky Boy
  • Tresna Kang Tinatih Ing Alas Jati
  • PROYEK SATU TAHUN
  • Target Si Supir [END]
  • "Liburan" Bonus Suami

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan