THE ALMOST

THE ALMOST

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 19, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Highschool
Destined Love
Happy Ending
Ini bukan cerita tentang kehilangan. Ini cerita tentang seseorang yang tidak pernah benar-benar kita miliki, tetapi tetap meninggalkan ruang yang tak tergantikan. Tentang dua orang yang berjalan berdampingan selama delapan tahun. Tentang waktu yang bergerak terlalu cepat. Dan tentang perasaan yang datang terlambat untuk diperjuangkan. Karena mungkin, yang paling menyakitkan bukanlah perpisahan. Melainkan menyadari bahwa selama ini, kita hanyalah sebuah hampir. -THE ALMOST- Benarkah, Delapan Tahun Itu Tidak Pernah Ada Kita? ditulis oleh Kala Lune
All Rights Reserved
#534
putihabu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pawang Hantu Om Aktor
  • The Last Yes!
  • Círculo del Destino
  • SAGA
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Politik Ranjang [TAMAT]
  • Night Calls
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat

"Saya bayar kamu seratus juta per bulan. Syaratnya cuma satu: jangan pernah lepas tangan saya tiap kali hantu sialan itu datang." Bagi Kanaya (22), pejuang skripsi yang sedang bokek parah dan kabur dari perjodohan klenik keluarganya, tawaran itu adalah jackpot. Bagi Arlan Dewantara (33), megabintang paling angkuh se-Asia Tenggara, sentuhan Naya adalah satu-satunya hal yang membuatnya tidak gila akibat diteror hantu masa lalunya sendiri. Demi menutupi kewarasan Arlan yang di ujung tanduk, sebuah kontrak Double Cover disepakati. Di depan media, Naya adalah asisten pribadi Arlan agar punya alasan logis tinggal satu penthouse. Di depan keluarga Naya, Arlan adalah pacar pura-puranya. Namun, saat genggaman tangan karena ketakutan itu perlahan berubah menjadi pelukan posesif di tengah malam... mampukah mereka bertahan hanya pada selembar kontrak bisnis semata?

More details
WpActionLinkContent Guidelines