Dekapan Bandung [END]

Dekapan Bandung [END]

  • WpView
    Reads 7,886
  • WpVote
    Votes 1,302
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 9, 2026
WpInfo
Fiction
Science Fiction
​"Bandung emang selalu punya cara buat bikin orang kesepian, tapi semenjak manéh pulang, urang nggak pernah ngerasa sedingin itu lagi." Pernahkah kamu membayangkan rasanya tiba-tiba mendapatkan sebuah keluarga yang begitu hangat? ​Bagi Daren Gavinarendra, hal itu tidak terasa seperti anugerah, melainkan hukuman. Setelah belasan tahun hilang, remaja tujuh belas tahun itu dipulangkan ke Bandung. Di sana, dia disambut oleh Ganiandra Bumi, kakak yang teramat penyayang dan rela melakukan apa saja demi menebus waktu mereka yang hilang. ​"Kata orang Bandung lagi dingin. Tapi bagi urang hangat, karena ada adik urang disini." ​"Nggak ada yang hangat di hidup gue, Aa. Yang hangat cuma darah." Jangan liat sinopsis, ini cerita comedy kok, bagaimana kelakuan Gani yang berusaha mengambil hati adiknya 😋 .
All Rights Reserved
#195
aa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • De Jure, De Facto
  • Setelah Beranjak Dewasa, Aku Menjadi Idola Sekolah
  • SIAPA? ( yushi x riku )
  • Blue Orbit
  • Harsa nandikara
  • Aqeela humaira az-zahra
  • Bloodbound (END)
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • extra life

Sebagai Presiden Mahasiswa UPH dan pewaris Vajra Nexus, Shankara Pradipta Wajrayendra terbiasa mengendalikan segalanya. Di sisi lain, Lavanya Neraida Widyaningrat, Ketua HIMA Hukum UPH yang kritis, tidak pernah takut mendebat otoritas Shankara demi keadilan. Dua kutub dominan yang kerap bersitegang di ruang rapat ini tiba-tiba dihadapkan pada satu realitas mutlak: aliansi bisnis dan reputasi keluarga menyatukan mereka dalam satu ikatan perjodohan yang tidak bisa digugat. Secara hukum mereka terikat perjodohan, tapi secara fakta apakah mereka saling terikat? Di antara ego yang tinggi, benturan prinsip, dan tuntutan keluarga, Shankara dan Lavanya harus memilih: menjadikan pernikahan ini sebagai kesepakatan hitam di atas kertas, atau membiarkan rasa kalah oleh logika masing-masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines