Giananda Ananta pernah memiliki satu mimpi sederhana:
mengabdi kepada bangsa sebagai seorang prajurit.
Namun hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana.
Ketika jalan yang ia cita-citakan perlahan menjauh, Gian dipaksa menghadapi pertanyaan yang selama ini ia hindari:
"Jika bukan itu jalanku, lalu siapa aku sebenarnya?"
Bersama sahabat-sahabatnya, bersama seorang gadis yang keras kepala namun selalu mampu membuatnya bangkit, Gian menemukan bahwa pengabdian tidak selalu lahir dari seragam.
Di tengah dunia bisnis, teknologi, dan berbagai persoalan masyarakat yang mereka hadapi, sebuah ekosistem bernama AIGA Ventura tumbuh menjadi lebih dari sekadar perusahaan.
Ia menjadi rumah.
Dan mungkin...
tempat di mana seorang "taruna gagal" akhirnya menemukan makna perjuangannya sendiri.
__***__
Tentang mimpi yang berubah bentuk, persahabatan yang tumbuh, dan pengabdian yang tak pernah benar-benar berakhir.
All Rights Reserved