Tumbuh TANPA Rencana

Tumbuh TANPA Rencana

  • WpView
    Reads 3,379
  • WpVote
    Votes 803
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 15 hours ago
"Gue gak suka penolakan, Ara. Keluar sendiri dalam waktu tiga menit, atau gue yang masuk dan seret lo." ​Bagi Aurora Prince Martinez (Ara), hidupnya mendadak berubah menjadi drama melelahkan sejak dijodohkan dengan Arnando Aries Fernandez (Arnan)-pria tampan, dingin, berkekuasaan, dan memiliki sifat possessive yang akut. ​Tidak ada cinta di antara mereka. Keduanya sepakat untuk mengiyakan perjodohan ini hanya demi reputasi keluarga, dengan satu kontrak mutlak: Pernikahan ini hanya bertahan satu bulan, lalu cerai. ​Ara pun mengajukan satu syarat sulit: "Gak boleh ada perasaan di antara kita berdua. Gak boleh ada yang jatuh cinta." ​Arnan menyanggupinya dengan senyum miring. Di atas kertas, kontrak itu terlihat sempurna. Namun di dalam hati, sebuah taruhan terselubung baru saja dimulai. Siapa yang akan kalah dan jatuh cinta duluan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • The Dateline [END]
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Nala dan Mas Juragan
  • Silent Traces by the Sea
  • Be My Wife
  • Revenge Marriage (SELESAI)

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

More details
WpActionLinkContent Guidelines