We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
THE LIGHTHOUSE KEEFER ( Shuai-chengyu)

THE LIGHTHOUSE KEEFER ( Shuai-chengyu)

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2026
WpInfo
Fanfic
LGBTQIA+
Gay
Menurut orang menyendiri dalam kesepian itu hal yang mengerikan, jauh dari keluarga, teman. tak ada toko, ponsel, restoran, dan menjauh dari keramaian serta tinggal disebuah tempat terpencil sangat menyiksa- tapi tidak bagi chengyu, dia seorang pria cantik yang berani hidup di pulau terpencil. Menjadi seorang mercusuar adalah cita-cita sekaligus rumah kedua bagi nya, untuk melupakan masa lalu dan menepati janjinya pada seseorang yang dia cintai. Bertahun-tahun hidup dikelilingi lautan, ia tak mengenal lagi namanya dunia luar kecuali rumput liar, semak, batu karang, burung laut dan gelombang air. Suatu hari seorang calon dokter spesialis psikiater ditemukan hanyut ditempat nya, pria itu bernama jiang xiao shuai. Aksi penyelamatan itu membuat shuai harus tinggal disana bersama chengyu selama beberapa bulan. tag : BL | Romance | Psychological | Drama | Slice of Life.
All Rights Reserved
#16
guochengyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KERSA NARENDRA
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • ENEMY [Keonhyeon]
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Love me or die
  • Dijodohkan bersamaan?  ʕ TC X TTM  ʔ
  • PLAVE ONESHOOT
  • Dangerous!!!
  • Cerpen SASUNARU YAOI
  • "I want u not him" [Makomi x Rion]

Lengkara Nara hanya menginginkan gelar sarjana sejarah, bukan terjebak dalam labirin tradisi yang mencekik. Namun, saat ia melangkah masuk ke Keraton Wilwatikta Dwipa, ia menyadari bahwa sejarah bukan sekadar deretan angka tahun, melainkan sesuatu yang bernapas dan menuntut tumbal. Di sana, ia bertemu Prabu Narendra Dananjaya sang penguasa sedingin es yang menyembunyikan luka di balik kewibawaannya. Di antara intrik paviliun para istri dan rahasia naskah kuno yang berdebu, Kara mulai menyadari bahwa ia bukan sekadar tamu. Ada kutukan yang menanti, dan ada rasa yang dilarang untuk tumbuh. Saat logika mulai kalah oleh rasa, sanggupkah Kara memecahkan teka-teki Sang Prabu sebelum keraton menelannya bulat-bulat?

More details
WpActionLinkContent Guidelines