Between Miles and Blessings

Between Miles and Blessings

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 26, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Slow Burn
First Love
Slice of Life
Ada cinta yang kalah oleh jarak. Ada cinta yang kalah oleh restu. Dan ada orang-orang yang tetap bertahan meskipun tahu bahwa perjuangan mereka mungkin tidak akan berakhir bahagia. Mereka bilang cinta selalu menemukan jalannya, tapi tidak ada yang pernah mengajarkan bagaimana caranya bertahan ketika jalan itu dipenuhi kehilangan. Bagaimana jika orang yang paling kamu cintai berada ribuan kilometer jauhnya? Bagaimana jika orang yang paling ingin kamu jadikan rumah ternyata tidak pernah diterima oleh keluarganya? Bagaimana jika kamu sudah memberikan seluruh hatimu, tetapi kenyataan tetap berkata tidak? Ini adalah kisah tentang empat orang. Dua perempuan yang belajar menjadi kuat bahkan ketika dunia tidak berpihak kepada mereka. Dan dua laki-laki yang mencintai dengan cara yang berbeda, tetapi sama-sama meninggalkan luka. "BETWEEN MILES AND BLESSINGS"
All Rights Reserved
#3
restuorangtua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mulih (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • The Last Yes!
  • EINSTEIN [END]
  • Sweetly Tied
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • Círculo del Destino

GPH Giandra Abisatya Soetjipto, penerus adipati Danadyaksa, tahu bahwa jalan hidupnya sudah ditentukan jauh sebelum ia sempat memilih. Yang tidak ada dalam ekspektasi Gian adalah bertemu dengan Aurea Danika, seorang Senior Consultant dari Jakarta yang sedang rekreasi bersama teman-teman kantornya ke Pura Danadyaksa dan tiba-tiba masuk ke perpustakaan milik pura yang seharusnya tidak terbuka untuk umum. "Dan aku dengan enaknya manggil kamu Gian gitu aja? Aku bakal kena hukum adat kah, Gi? Eh, Gusti?" "Santai aja, Re. Temen-temenku juga udah tau aku siapa tapi masih manggilnya Gian, kadang Bro, kadang Nyet, kadang-serius, Re. Aman aja. Masyarakat Solo aja juga kadang manggilnya Mas, kok. Gapapa, ini bukan zaman kerajaan dulu." Dari perpustakaan tua ke Pasar Gede, dari malam-malam di ruang kerja hingga sarapan bersama keluarga yang tidak pernah mereka rencanakan, Rea dan Gian menemukan sesuatu yang tidak mereka cari. Tapi di balik tembok Pura Danadyaksa, ada kepentingan yang lebih besar dari perasaan dan harga yang harus dibayar untuk setiap pilihan yang dibuat. Mulih : Pulang, kembali ke rumah (Illustrations of Rea and Gian were drawn by @hi.buttery on Instagram)

More details
WpActionLinkContent Guidelines