Di titik NADIR

Di titik NADIR

  • WpView
    Reads 153,311
  • WpVote
    Votes 14,720
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 27, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Growth and Self-Discovery
Semasa hidup Ren adalah anak yang manja, keras kepala, dan suka mengadu. Sifatnya yang buruk itu membuatnya dibenci oleh banyak orang, termasuk keluarga dan temannya. Suatu hari, ketika Ren sedang mencoba bermain basket sendiri, seseorang mendorong Ren hingga jatuh terjerembab. Orang itu mengira Ren hanya akan cedera biasa, namun ternyata saat itu Ren mengalami syok hingga kehilangan nyawanya. Mengira sudah sampai di ujung hidup, ternyata Ren malah mengalami perpindahan jiwa ke tubuh seorang remaja yang bernasib hampir sama. Namun alih-alih menjalani hidup yang serupa, Ren malah bertekad untuk menjadi lebih baik. Ia sakit hati karena dirinya dulu terbunuh karena alasan yang menurutnya sepele, dan kali ini ia tak ingin hal yang sama terjadi.
All Rights Reserved
#33
keluarga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fāmīlÿ
  • 505
  • Rayga
  • NOXARA
  • Paduka Raja
  • Arkana New Child
  • My First Life, Rewritten
  • Transmigrasi Javis ke Rey [✓]
  • Topan Supermancy
  • Nazhar : The Lost Velasco
Fāmīlÿ

Di kehidupan keduanya,Daren bertekad untuk mengubah nasibnya. Pengalaman pada kehidupan pertamanya mengubah sudut pandang Daren terhadap sosok keluarga. Dulu Daren mengira keluarganya adalah rumah untuknya pulang dan berkeluh kesah dari rasa lelah. Sekarang Daren menganggap keluarganya sebagai sekumpulan manusia tanpa otak. Di kehidupannya kali ini,Daren kabur dari mansion keluarganya saat usia 10 tahun. Daren ingin menghindari siksaan dari keluarganya yg dimulai saat usianya 12 tahun. Siksaan yg meninggalkan trauma mendalam bagi Daren. Daren tidak mengira bahwa trauma di kehidupan pertamanya ikut terbawa di kehidupan keduanya. Di kehidupan pertamanya Daren mati pada usia 17 tahun setelah ditembak oleh kakak keduanya. Dan siksaan beruntun selama 3 hari. Dia mendapatkan semua itu hanya karena tuduhan dari sepupunya. Keluarga Daren sangat memanjakan sepupu Daren,hingga menimbulkan rasa iri di hati Daren. Daren benar benar iri karena sepupunya selalu mendapatkan kasih sayang dari semua orang. Sementara ,dirinya diacuhkan dan dicaci. Sekarang,dikehidupan keduanya kali ini Daren tidak lagi mengharapkan apapun pada keluarganya. Juga,tidak ada lagi rasa iri di hati Daren Atas kasih sayang yg diberikan keluarganya untuk sepupunya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines