BROKEN CROWN "Freedom is the most expensive lie"

BROKEN CROWN "Freedom is the most expensive lie"

  • WpView
    Leituras 481
  • WpVote
    Votos 247
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, set 1, 2026
WpInfo
Ficção
Ação e Suspense
Psicológico
Crime
Sobrevivência
⚠️ CONTENT WARNING (18+) Cerita ini mengandung kekerasan, bahasa kasar, tema psikologis, serta materi dewasa yang ditujukan untuk pembaca berusia 18 tahun ke atas. Cerita ini merupakan karya fiksi dan tidak dimaksudkan untuk meniru atau mendukung tindakan berbahaya di dunia nyata. "BREAK HIM, THEN CROWN HIM" "Aku tidak ingin menyelamatkanmu... aku ingin melihatmu berubah jadi sesuatu yang lebih buruk dariku." Seorang anak laki-laki yang terjebak di tubuh remaja. Tubuhnya tumbuh lebih cepat dari jiwanya. Semua orang melihatnya sebagai seseorang yang sudah cukup dewasa untuk mengerti dunia... Padahal dia bahkan belum sempat menjadi anak kecil dengan benar. "Sekarang tunggu saja, Kita akan melihat apakah kamu akan menjadi raja yang kuharapkan... atau hanya sekadar boneka yang akan hancur begitu tali kontrol nya di lepas ." HE DESERVES TO BE CROWNED
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Barangkali, Setelah Luka
  • Only You [COMPLETED]
  • PLAY MAKER || Ganesh&Lavanya [Revision]
  • ADWITI'S LIFE: FRIEND [ Complete ]
  • SEMICOLON (On Going)
  • GAMTAN {gagal mantan} || Akan Terbit (Pre-order 28 September)
  • THE RAIN (On Going)
  • BEHIND HER PERFECT SMILE
  • DEATH(Misteri Kematian Tiara)
  • The Blue Stone legacy

Ada orang-orang yang datang sebagai kebetulan, lalu tinggal sebagai sesuatu yang tidak pernah kita rencanakan. Sabiru mengenal Senjani sebagai seorang pelanggan yang hampir setiap sore datang untuk segelas minuman manis. Senjani mengenal Sabiru sebagai barista baru yang entah mengapa selalu hadir di hari-hari yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sesederhana itu. Sampai perhatian kecil mulai terasa terlalu berarti, dan kedekatan yang seharusnya biasa justru membuka kembali hal-hal yang selama ini mereka sembunyikan. Senjani takut mempercayai. Sabiru takut kehilangan. Lantas, jika dua orang yang sama-sama takut jatuh kembali dipertemukan, siapa yang akan lebih dulu berani tinggal? Barangkali, setelah luka, hati tidak membutuhkan seseorang untuk menyembuhkan. Hanya seseorang yang membuatnya percaya bahwa mencoba sekali lagi tidak selalu berakhir dengan kehilangan.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo