THE BEGINNING OF THE SIN
Raya Putri Anggraeni, nama yang indah tetapi nasibnya jauh dari namanya yang indah itu. Hidupnya berada dalam bayang-bayang patriarki kedua orang tuanya, beruntung sebelum batas sabarnya habis, dia sudah lebih dulu diselamatkan oleh kakaknya, dibawa ke sebuah tempat yang belum pernah terbayang dalam dirinya, Jakarta.
Namun, saat dia akan sembuh dari lukanya, orang tua selaku pemberi luka terdalam memaksanya kembali dengan dalih bertobat, tetapi hati Raya sudah mati, dia tidak mau kembali. Lagipula Jakarta lebih memberinya alasan untuk hidup daripada dengan yang mengaku sedarah.
Hingga semuanya berubah saat kekacauan terjadi, intrik yang berhubungan dengan kekuasaan, trauma, konflik, tekanan, dan sosial politik mengacaukan segalanya. Raya kini mulai merasakan sesuatu yang disebut dengan maju kena mundur pun kena, bagai buah simalakama.