Bagi Hanindya Shevaya, melepaskan Polar kucing putih kesayangannya adalah hal terberat tahun ini. Namun, penyakit asma kronis memaksanya tunduk pada perintah sang abang. Polar harus segera dijual. Melalui Arfandra Mahesa, sahabat sebangku Hanin yang super protective, Polar akhirnya jatuh ke tangan Jairo Pamungkas. Jairo adalah cowok cuek, Duta Pariwisata Kota yang kebetulan berteman dekat dengan Arfan. Berawal dari transaksi kucing, Polar berubah menjadi jembatan tak kasat mata yang mendekatkan Hanin dan Jairo. Sifat peka Jairo perlahan meruntuhkan benteng pertahanan Hanin yang tertutup dan sibuk dengan dunia olimpiadenya. Namun, hubungan yang baru mekar itu mendadak diuji. Ivona, mantan pacar Jairo yang ceria sekaligus licik, kembali datang membawa sejuta nostalgia masa lalu. Kehadiran Ivona sukses membuat Jairo bimbang, sementara Hanin yang gengsi memilih untuk langsung menarik diri. Di antara rasa sayang pada Polar, kebimbangan masa lalu Jairo, dan Arfan yang siap pasang badan melindungi sahabatnya. Ke mana takdir akan membawa mereka? "Hi, Polar. Bilang ke pemilik lama kamu... kalau dia kangen kamu, dia bisa datang ke rumah aku kapan saja. Termasuk kalau dia butuh tempat untuk bersandar."
More details